LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Korban bom Surabaya, jenazah Bayu belum diserahkan ke keluarga

Sebanyak 13 orang menjadi korban meninggal dunia dalam aksi ledakan bom bunuh diri di tiga Gereja di Surabaya, Jawa Timur. Sebanyak 12 jenazah sudah teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarganya masing-masing.

2018-05-17 20:36:03
Bom Surabaya
Advertisement

Sebanyak 13 orang menjadi korban meninggal dunia dalam aksi ledakan bom bunuh diri di tiga Gereja di Surabaya, Jawa Timur. Sebanyak 12 jenazah sudah teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarganya masing-masing.

Tinggal satu jenazah yang hingga saat ini belum diserahkan kepada keluarga, yakni atas nama Aloysius Bayu Rendra Wardana. Jenazah Bayu yang sebelumnya disebut sebagai Satpam Gereja Santa Maria Tidak Bercela Ngagel itu tengah proses identifikasi oleh tim DVI Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur.

"Sekarang dari posisi 13 korban, 12 jenazah sudah diserahkan pada keluarga. Tinggal satu, mudah-mudahan tes DNA selesai dan kita yakini bahwa yang bersangkutan adalah Bayu, yang akan segera kita serahkan pada keluarga," kata Irjen Machfud Arifin, Kapolda Jawa Timur, Kamis (17/5).

Advertisement

Bayu sendiri adalah warga masyarakat yang membantu pengamanan di Gereja Santa Maria Tidak Bercela di Ngagel, Surabaya. Tubuhnya hancur karena ledakkan, setelah berusaha mengadang sepeda motor yang dikendarai pelaku.

"Segera kita serahkan kepada keluarga walaupun, mohon maaf, tidak utuh semuanya, ada yang dalam bentuk serpihan-serpihan akibat bom yang di Ngagel itu," tambah Machfud.

Namun hingga Kamis (17/5) malam, belum ada penyerahan jenazah Bayu oleh Tim DVI. Keluarga Bayu, sempat mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur, tetapi memang sedang dalam proses.

Advertisement

"Belum diserahkan, masih menunggu Tim DVI. Nanti akan dihubungi oleh tim DVI," kata Yossy Martono, adik sepupu almarhum Bayu.

Yossy juga menegaskan bahwa penyerahan jenazah belum dilakukan, karena memang proses identifikasi oleh Tim DVI. Pihaknya khawatir kabar penyerahan jenazah oleh media, justru akan membuat keluarga yang tinggal jauh di luar kota akan kebingungan.

"Kan kami dari keluarga besar, tidak hanya di Surabaya, dari jauh juga ada sehingga kalau jenazah itu ada mereka akan datang. Kan mereka harus menyiapkan, beli tiket dan lain sebagainya, ada yang bekerja juga harus cuti. Sehingga kami ingin kalau memang belum benar-benar diserahkan, mohon maaf, jangan disampaikan dulu," ungkap Yossy.

Baca juga:
Kemensos terjunkan Tim LDP dampingi korban bom Surabaya dan Sidoarjo
Rumah dihuni terduga teroris di Urangagung Sidoarjo dikenal angker
4 Penemuan mengejutkan peninggalan teroris setelah digeledah polisi
Surabaya jadi tempat reproduksi teroris dan wilayah pemantik aksi teror
Antisipasi teroris, cawalkot Bogor Bima Arya akan ronda bareng warga
4 Ketangguhan Kopassus, tim yang diperbantukan lawan teroris

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.