Kopassus & pasukan katak diterjunkan evakuasi paus di Karawang
Sekitar 10 penyelam telah diterjunkan dan sejumlah perahu karet telah diturunkan.
Proses evakuasi terhadap paus jenis sperm whale yang terdampar di Pantai Sompek, Pakis Jaya, Karawang, Jawa Barat, kembali dilanjutkan hari ini. Puluhan petugas yang berasal dari personel Kopassus, Komando Pasukan Katak (Kopaska), polisi air, dan sejumlah sukarelawan, Sabtu (28/7) sekitar pukul 08.00 WIB kembali melakukan evakuasi.
Pantauan merdeka.com di lokasi, petugas memasang tali besar ke tubuh paus agar dapat dievakuasi. Selain itu, sekitar 10 penyelam telah diterjunkan dan sejumlah perahu karet telah diturunkan.
Sementara, kondisi di lokasi saat ini ramai dipenuhi warga yang menonton proses evakuasi.
Kemarin, proses evakuasi terhadap paus malang itu dihentikan sejak pukul 17.00 WIB karena kurang peralatan. Tim SAR, Ebram ketika dihubungi merdeka.com, Jumat (27/7) mengatakan, penghentian proses evakuasi 80 persen dikarenakan peralatan yang tak lengkap.
Sementara kondisi paus yang terdampar sejak Rabu (25/7) itu terus melemah karena belum diberikan makanan. "Malam ini mau kami kasih makan. Tadi kami tidak bisa, karena kami fokus untuk menarik keluar," kata dia.
Keberadaan paus seberat 2 ton tersebut saat ini sekitar 500 meter dari tepi pantai. Butuh jarak tempuh sekitar 1 mil agar paus dengan panjang 12 meter itu bisa kembali ke laut lepas. Tim SAR yang diterjunkan untuk menarik keluar paus hingga ke tepi laut sebanyak 3 sampai 4 tim, setiap tim terdiri dari 4 orang.(mdk/dan)