Kontraktor pelaku pembunuhan Kopral Dadi ditangkap di Pekanbaru
Caca Gurning merupakan otak di balik peristiwa penabrakan dengan sengaja terhadap Kopda Dadi.
Polisi akhirnya menangkap seorang kontraktor terkenal di Pekanbaru yakni Zuaxsa Gurning alias Caca Gurning Rabu (4/5). Anak kandung kontraktor almarhum Halomoan Gurning ini menjadi buronan kasus pembunuhan terhadap anggota Kostrad Kopral Dua, Dadi Santoso pada 26 Oktober 2015 lalu.
Polisi menyebutkan, Caca Gurning merupakan otak di balik peristiwa penabrakan dengan sengaja terhadap Kopda Dadi. Kejadian ini pun sempat menghebohkan warga Riau lantaran prajurit Kostrad yang ditugaskan untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan itu malah dibunuh dengan sadis.
"Ya benar, dia (Caca Gurning) kita tangkap saat berada daerah Jalan Harapan Raya Pekanbaru," ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto.
Keterlibatan Caca terungkap dari pengakuan supirnya, AF, yang mengaku disuruh untuk menabrak Kopda Dadi dengan mobil Panther berkali-kali secara maju dan mundur hingga tewas mengenaskan.
Sebelumnya, AF ditangkap di persembunyiannya, Jalan Pinang Mas, Kelurahan Bentiring Permai, Kecamatan Muara Bangka Hulu, Bengkulu, pada Sabtu 14 November 2015, beberapa saat setelah kejadian.
Dalam persidangan, AF selaku sopir mengakui perbuatannya. Namun dia terpaksa karena mengaku disuruh oleh Caca yang duduk di bagian dalam mobil untuk menabrak Kopda Dadi kala itu.
"Yang memberikan instruksi yaitu CG (Caca Gurning)," kata Bimo.
Atas perbuatannya, AF telah divonis selama 12 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru pada Selasa 26 April 2016 lalu.
Baca juga:
Fakultas MIPA UGM akan memperketat penyaringan tenaga outsourcing
Menteri Puan soal kasus Yuyun: Apa tuh saya belum dengar?
Jokowi: Hukum pelaku pemerkosa dan pembunuh Yuyun seberat-beratnya
Adik kembar Yuyun kini enggan sekolah lantaran takut
Kenapa orang berperilaku beringas, karena hal sepele main gorok
7 ABG pemerkosa dan pembunuh Yuyun dituntut 10 tahun bui
Usai bunuh mahasiswi UGM, Eko bopong korban ke toilet pojok gedung