LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kondisi korban gempa dan tsunami di Donggala semakin memprihatinkan

Korban gempa dan tsunami di Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mengaku belum mendapat kabar mengenai rencana relokasi maupun pembangunan tempat pengungsian terpadu yang bersifat sementara.

2018-10-14 01:00:00
Gempa Donggala
Advertisement

Korban gempa dan tsunami di Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mengaku belum mendapat kabar mengenai rencana relokasi maupun pembangunan tempat pengungsian terpadu yang bersifat sementara.

"Mengenai barak pengungsi dan relokasi permukiman sama sekali belum ada kabar," kata salah satu korban gempa dan tsunami Kecamatan Sindue, Mohammad Hamdin, Sabtu (13/10). Dikutip dari Antara.

Dihubungi dari Palu, Mohammad Hamdin mengaku bahwa belum ada tanda-tanda langkah pemerintah untuk membangun barak bagi pengungsi korban gempa dan tsunami. "Warga di sini serba kesusahan dan serba salah. Mau balik ke rumah, sementara rumah sudah tidak layak huni. Mau bertahan di lokasi pengungsian, sementara terpal tidak layak digunakan," ucap Hamdin.

Advertisement

Saat ini, kata Hamdin, sekitar 1.373 jiwa atau lebih dari 300 kepala keluarga dari berbagai desa di Kecamatan Sindue mengungsi di lapangan Sanggola Dusun 01 Pompaya Desa Lero Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala.

Mereka hanya dapat bantuan dari salah satu partai politik dan relawan berupa makanan, air minum, pakaian dan tenda.

Sementara sarana lainnya tidak ada seperti MCK, air untuk mandi, cuci pakaian, piring dan memasak tidak tersedia.

Advertisement

"Kalau pun tersedia itu air dari irigasi, atau saluran-saluran pertanian. Ini sangat membahayakan kesehatan warga," ujar dia.

Mantan Aktivis itu menyarankan kepada pemerintah agar segera memikirkan lokasi pengungsian terpadu yang sifatnya sementara, dan jauh dari ancaman tsunami serta gempa.

"Lokasi pengungsian warga itu tidak jauh dari laut. Karena Desa Lero itu desa yang berdekatan dengan laut," sebutnya.

Baca juga:
Masih trauma, sejumlah warga di Sigi belum berani tinggal di dalam rumah
Bertahan hidup dari puing bencana di Palu
70 Persen korban likuefaksi di Petobo Palu terserang ISPA
Karyawan bank sentral Thailand galang dana bagi korban gempa Palu dan Donggala
Wapres JK: Pemerintah masih hitung total kerusakan infrastruktur di Sulawesi Tengah

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.