Komputer di ruang ketua KPU Pekanbaru dicuri maling
Data yang hilang itu merupakan data legislatif lama tidak ada kaitan dengan pilkada 2017 mendatang.
Dua komputer di ruang ketua dan ruang hukum KPU Pekanbaru digondol maling pada Senin (18/7) sekitar pukul pukul 07.00 WIB. Wakil Kepala Polresta Pekanbaru, AKBP Ady Wibowo mengatakan, kejadian itu diketahui saat petugas KPU dikejutkan dengan terbukanya salah satu pintu.
Namun, pintu tersebut terbuka dengan tanpa kerusakan. Pintu geser kaca hitam tersebut terlihat terbuka secara paksa. "Dugaan sabotase tidak ada. Data-data yang sifatnya penting, tidak akan mungkin disimpan dalam satu tempat, kalau kita bisa nilai memang motif ekonomi," jelas Ady, kepada wartawan di Pekanbaru, Senin (18/7), dikutip dari Antara.
Pencuri hanya mengambil dua unit komputer. Padahal di lokasi kejadian masih banyak alat elektronik lainnya seperti televisi dan layar komputer yang tidak diambil.
"Sudah kita turunkan tim ke sana (Kantor KPU Pekanbaru) untuk olah tempat kejadian perkara," katanya.
Dia menuturkan, pihaknya tengah memburu pencuri dan masih terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.
Sementara itu, komisioner KPU Kota Pekanbaru, Yelli Nofiza kepada wartawan mengatakan pencurian itu awalnya diketahui oleh petugas kebersihan.
"Nampak sudah di bongkar. Dua CPU di ruangan ketua dan ruang hukum," ungkap Yelli.
Menurutnya, dengan kehilangan CPU itu data-data penting pasti ada yang hilang. "Seperti data SK pada ruang hukum," katanya.
Akan tetapi, tambah Yelli, data yang hilang itu merupakan data legislatif lama dan tidak ada kaitannya dengan data pemilihan wali kota Pekanbaru yang akan diselenggarakan pada 2017 mendatang.
"Pelaksanaan Pilwako tidak pengaruh karena itu bukan data Pilwako melainkan data lama," tutupnya.
Baca juga:
Curi kerbau, tiga pelaku babak belur dan nyaris tewas dihakimi massa
Tepergok, pencuri mobil tewas diamuk massa dan 1 temannya kritis
Bogor darurat geng motor, di depan asrama TNI berani merampok
Panik dikejar warga, pencuri kerbau tabrak tembok
Curi helm di rumah sakit, Sadeli nyaris tewas dihajar pembesuk
Pinjam buat beli rokok, buruh bangunan larikan 3 motor pelajar SMA
Sempat dikira ada tuyul, duit tamu di vila ini sering hilang