Kompolnas: Badrodin Haiti irit bicara dan cenderung pemalu
Kompolnas tidak mempermasalahkan waktu 15 bulan bagi Badrodin untuk memimpin Polri sebelum pensiun.
Komisioner Kompolnas Adrianus Meliala menyatakan Komjen Badrodin Haiti layak menjadi Kapolri. Hal itu karena banyak sisi baik yang memungkinkan dia menduduki posisi puncak di Korps Bhayangkara.
"Badrodin Haiti adalah angkatan yang paling senior. Sehingga diharapkan mendinginkan suasana Polri yang sempat memanas," kata Adrianus di gedung DPR Jakarta, Selasa (14/4).
Menurutnya, pengalaman penugasan yang lengkap dan jabatan puncak menjadikan pemahaman Badrodin komprehensif terkait Polri. Namun, masa dinas aktif Badrodin yang tinggal 15 bulan, menjadikannya Kapolri transisi. Tugasnya mengkader Kapolri berikutnya secara damai.
"Masa dinas aktif 15 bulan tidaklah baik buat program baru, tetapi melakukan genjotan terakhir," terang dia.
Dia mengungkapkan Komjen Badrodin memiliki pribadi bersahaja. Dia tak pernah pakai kalimat Inggris atau kalimat kompleks dan retorika memukau. Kepintarannya terlihat dari kemampuan akademik di Akpol dan Lemhanas.
"Badrodin pribadinya tenang, irit dan runtut bicara dan cenderung pemalu. Pribadi ini tipe orang yang suka bekerja," pungkas dia.
Baca juga:
Komisi III DPR dan Kompolnas rapat bahas pencalonan Badrodin Haiti
Badrodin masih pikir-pikir soal pembentukan polisi parlemen
Jika jadi Kapolri, Badrodin Haiti janji perbaiki hubungan dengan KPK
Komisi III bantah dilobi BG buat muluskan Badrodin jadi Kapolri