Komplotan Begal Wisatawan Gunung Dempo Pagaralam Dibekuk Polisi
Kasatreskrim Polres Pagaralam AKP Acep Yuli Sahara mengungkapkan, setidaknya komplotan ini sudah empat kali beraksi dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam sejak Juni 2020. Mereka tak segan melukai korbannya jika melakukan perlawanan.
Dua dari lima komplotan begal wisatawan Gunung Dempo Pagaralam, Sumatera Selatan, dibekuk polisi. Semua korbannya adalah perempuan yang mengendarai sepeda motor.
Kedua pelaku adalah Enal (28) warga Ogan Komering Ilir dan Novi Agus Setiawan (32) warga Kurungan Nyawa, Kecamatan Buay Madang, Ogan Komering Ulu Timur. Tiga pelaku lain, R, MD, dan Y masih dilakukan pengejaran.
Kasatreskrim Polres Pagaralam AKP Acep Yuli Sahara mengungkapkan, setidaknya komplotan ini sudah empat kali beraksi dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam sejak Juni 2020. Mereka tak segan melukai korbannya jika melakukan perlawanan.
"Dua dari lima begal spesialis pengunjung Gunung Dempo kami ringkus, kami masih memburu pelaku lain," ungkap Acep, Jumat (17/7).
Dikatakannya, para pelaku berkeliling Gunung Dempo menggunakan sepeda motor untuk mencari mangsa. Pemotor perempuan menjadi sasaran utama lalu dipepet dan ditodongkan pistol rakitan dan sajam.
"Semua korban perempuan karena mudah dirampas," ujarnya.
Dari penangkapan kedua tersangka penyidik menyita sejumlah barang bukti, yakni dua unit sepeda motor dan ponsel yang semuanya hasil begal dan sajam yang digunakan saat beraksi. Mereka dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman pidana penjara tujuh tahun.
Baca juga:
Polisi Tangkap Begal Berseragam TNI di Bandung
Pulang Kampung ke Palembang, Warga Jambi Malah Dibegal Teman Sendiri
Polisi Tangkap Tiga Maling Spesialis Gembos Ban dan Begal di Samarinda
Istri Hamil Tua, Warga Palembang Berikan Motor Usai Ditodong Begal Pakai Pistol
Tukang Ojek di Depok Tewas usai Ditusuk Pelaku Begal
Disergap Saat Isi BBM, Begal di OKU Timur Tewas Usai Berduel dengan Polisi