Komisi VII Sebut Vaksin Merah Putih Bisa Diproduksi Paruh Kedua Tahun Ini
Eddy berujar, Indonesia masih ketergantungan pada hal yang bersifat impor. Mulai dari APD, masker, maupun vaksin.
Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno menyebut, vaksin merah putih buatan dalam negeri bisa diproduksi pada tahun ini. Dia bilang, uji klinis ketiga vaksin merah putih bisa lolos di kuartal II tahun ini.
"Kita sudah menargetkan sebelumya di bawah lembaga Eijkman, bahwa di kuartal kedua 2022 ini sudah bisa lolos uji klinis ketiga, sehingga produksi bisa dilaksanakan di paruh kedua 2022, sebagaimana diketahui, kita telah menjalankan proses pandemi covid sudah dua tahun," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/1).
Eddy berujar, Indonesia masih ketergantungan pada hal yang bersifat impor. Mulai dari APD, masker, maupun vaksin.
"Sehingga ada baiknya kita sudah memproduksi, mampu memproduksi vaksin dalam negeri yg memang kualitasnya setara dengan vaksin vaksin yang sekarang kita impor saat ini," ujarnya.
Menurutnya, pemerintah punya kemampuan untuk memproduksi alkes. Terlebih, kebutuhan vaksin ke depan akan tetap besar dengan adanya vaksinasi secara berkala tiap bulan.
"Sehingga ada baiknya kita fokus untuk mengembangkan vaksin dalam negeri ya memang kebutuhan besar sekali untuk mensubstitusi yang impor, jadi memang devisa bisa kita hemat," tutupnya.
Baca juga:
BPOM: Uji Klinik Vaksin Merah Putih Awal Februari, Bisa Dapat EUA Juni 2022
Riset Vaksin Merah Putih Jangan Terbengkalai Akibat Peleburan Lembaga Eijkman
BRIN: Bibit Vaksin Merah Putih yang Dikembangkan Eijkman Sesuai Standar Industri
Ini Perkembangan Pembuatan Vaksin Covid-19 Indonesia
UGM Kembangkan Vaksin Merah Putih untuk Booster COVID-19, Ini Faktanya
BPOM: Uji Klinik Vaksin Merah Putih Memasuki Finalisasi