LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Komisi V DPR dukung Menhub bekukan izin terbang Lion Air

Setiap maskapai penerbangan harus bisa memastikan diri tidak membawa penumpangnya ke arah maut.

2015-12-23 12:51:49
Lion Air
Advertisement

Anggota Komisi V DPR RI (membidangi perhubungan) Budi Supriyanto meminta agar maskapai Lion Air segera dievaluasi. Jika memang didapati buruk maka perizinan Lion Air bisa dicabut.

Hal tersebut berkaitan dengan survei weirdandamazingtravel.about.com, Lion Air menduduki peringkat pertama dalam penilaian maskapai paling berbahaya di dunia. Walaupun, Lion Air jarang mengalami kecelakaan parah selama beroperasi di Indonesia.

"Harus dievaluasi. Kemudian bagaimana kalau mengalami kesalahan yang fatal ya harus kita tinjau perizinannya," kata Budi saat dihubungi merdeka.com, Rabu (23/12).

Menurut Politikus Partai Golkar ini, jika tak ada kemajuan dari Lion Air, dia mendukung Menteri Perhubungan untuk membekukan izin penerbangan secara sementara.

"Kita dukung langkah Menhub yang sesuai peraturan perundangan ya kita dukung," ujarnya.

Budi menegaskan bahwa setiap maskapai penerbangan harus bisa memastikan diri tidak membawa penumpangnya ke arah maut. Selain itu menurutnya pelayanan kepada penumpang menjadi bagian penting.

"Itu keselamatan dan kenyamanan penumpang menjadi yang utama," pungkasnya.

Seperti diketahui Lion Air juga mendapatkan larangan terbang ke Uni Eropa. Larangan tersebut juga berlaku untuk Garuda Indonesia, Kalstar Aviation dan Sriwijaya Air. Lion Air dinilai belum memberikan jaminan keamanan para penumpang sehingga maskapai ini menjadi paling berbahaya di dunia.

Baca juga:
Lion Air disebut maskapai paling membahayakan di dunia
Kalstar ubah jadwal seenaknya, penumpang ngamuk di Pangkalan Bun
Kelamin terguyur teh panas, pria ini dapat ganti rugi Rp 581 juta
Garuda Indonesia bakal jual tiket secara online tahun depan



Advertisement
(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.