Komisi IX minta Kemenkes segera buat program pencegahan Virus Zika
Langkah konkret yang bisa dilakukan adalah dengan program pembasmian jentik.
Kasus penyebaran virus zika kembali marak. Otoritas Singapura mengonfirmasi ada 56 kasus penyebaran virus zika di masyarakatnya. Kondisi ini membuat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pemerintah segera melakukan pencegahan dan sosialisasi.
"Sosialisasi dan edukasi ke semua lapisan masyarakat secara intensif dan masif. Karena sudah begitu dekat dengan kita," kata Anggota komisi IX Okky Asokawati melalui pesan tertulisnya, Rabu (31/8).
Menurutnya, masalah virus Zika belum masuk dalam program dari Kementerian Kesehatan. Oleh sebab itu, Komisi IX akan mendorong agar persoalan virus zika dimasukkan dalam rapat kerja dan program Kemenkes.
"Saat ini komisi IX sedang raker dengan Menkes. Namun program terkait virus Zika tidak tampak. Dan komisi IX sudah meminta penjelasan bagaimana sikap atau program Kemenkes terkait hal ini," jelasnya.
Okky menambahkan, langkah konkret yang bisa dilakukan adalah dengan program pembasmian jentik. Hal ini perlu dilakukan mengingat virus berbahaya ini diketahui disebarkah oleh nyamuk. Selain itu, peran Puskesmas dalam upaya preventif juga perlu dimaksimalkan.
"Program membasmi jentik perlu terus dilaksanakan. Upaya promotif dan preventif yang dilaksanakan oleh puskesmas-puskesmas harus digalakkan. Puskesmas jangan hanya sibuk 'bancaan' dana kapitasi dr BPJS Kesehatan untuk program kuratifnya," tutupnya.(mdk/ang)