LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Komisi IX Desak Jokowi Terapkan PSBB atau Lockdown Pulau Jawa

DPR RI mengingatkan pemerintah bahwa lonjakan Covid-19 telah masuk tahap darurat. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris bahkan meminta Presiden Jokowi segera menerapkan PSBB total.

2021-06-27 16:12:00
Covid-19
Advertisement

Wakil Ketua Komisi IX DPR Fraksi PDIP Charles Honoris meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara nasional. Menurutnya, PPKM Mikro tidak lagi efektif dengan melihat angka kasus harian Covid-19 yang terus mencetak rekor belakangan ini.

"Untuk menyelamatkan hilir yang nyaris kolaps, Presiden Jokowi perlu menerapkan PSBB secara nasional atau setidaknya lockdown di Pulau Jawa, yang berimplikasi pada penutupan secara total terhadap sekolah, pusat perbelanjaan dan perkantoran, kecuali pada segelintir sektor usaha vital tertentu," katanya, Minggu (27/6).

"Kalau pembatasan mobilitas besar-besaran tidak dilakukan di hulu, maka penambahan kapasitas faskes sebanyak apa pun di hilir tetap tidak akan memadai," sambungnya.

Advertisement

Belum lagi, kata politikus PDIP ini, tidak semua provinsi memiliki kapasitas fasilitas kesehatan yang sama. Kondisi faskes di Pulau Jawa tentu berbeda dengan di Indonesia Timur.

"Kita tentu tidak ingin, jika tanpa pembatasan sosial besar-besaran, provinsi lain seperti di Indonesia Timur, yang BOR faskesnya saat ini masih hijau, menjadi kacau balau seperti faskes Pulau Jawa sekarang," ucapnya.

Charles melihat, faskes di hilir tak akan kuat meredam lonjakan bila angka penularan dari hulu sangat deras. Maka dari itu, derasnya penularan Covid di hulu harus diredam sedini mungkin dengan pembatasan sosial besar-besaran

Advertisement

"Tolong Pak Jokowi, kondisi sudah darurat. Jangan sampai ini semakin gawat, dan akhirnya kita semua tersapu 'banjir bandang' yang sebenarnya sudah kita ketahui ancamannya, tapi telat kiita tanggulangi," pungkasnya.

Baca juga:
VIDEO: Anies Keluarkan 11 Poin Penting, Simak Aturan Terbaru PPKM Mikro di Jakarta
Membandingkan Kebijakan Tarik Rem Darurat Anies Saat PSBB dan PPKM Mikro di DKI
Akui Tak Punya Anggaran, Ini Kata Ridwan Kamil soal Wacana Lockdown
Depok Keluarkan Aturan Tak Boleh Makan di Tempat dan Mal Tutup Jam 19.00 WIB
Anggota DPR Desak Pemerintah Berlakukan PSBB, Bahkan Lockdown Total
Jakarta Didesak Lakukan PSBB Ketat, Pemprov Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.