Kodam Jaya selidiki pria bermobil TNI lepaskan tembakan di Mall Gandaria City
Kodam Jaya selidiki pria bermobil TNI lepaskan tembakan di Mall Gandaria City. Kodam Jaya masih menyelidiki apakah pria yang menggunakan mobil dinas tersebut merupakan anggotanya. Penyelidikan dilakukan dengan meminta keterangan para saksi termasuk korban.
Kodam Jaya tengah menyelidiki kasus penganiayaan seorang pria menggunakan mobil dinas TNI terhadap seorang petugas parkir di Mall Gandaria City, Jakarta Selatan. Penganiayaan tersebut dipicu biaya parkir yang ditagih petugas bernama Zuansyah (21) terhadap pria yang identitasnya disebut sebagai Anwari.
"Saya belum tahu persis itu dari anggota TNI. Danramil Kebayoran Lama tadi katanya kesalahpahaman saja," kata Wakapendam Jaya Letkol Infantri Supadmo saat dikonfirmasi, Sabtu (7/10).
Kodam Jaya masih menyelidiki apakah pria yang menggunakan mobil dinas tersebut merupakan anggotanya. Penyelidikan dilakukan dengan meminta keterangan para saksi termasuk korban.
"Anggota TNI anggota apa belum tahu, tetapi kalau itu Kodam Jaya akan cari tahu lebih lanjut benar apa tidaknya," ujar dia.
Sebelumnya, seorang petugas parkir Mall Gandaria City bernama Zuansyah (21) mengalami penganiayaan oleh pria menggunakan mobil dinas TNI, Jumat (6/10) sekira pukul 20.30 WIB. Pria beridentitas Anwari itu melakukan penganiayaan setelah ditagih biaya parkir oleh korban.
Dari informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi di parkiran basement 2 Mall Gandaria City. Korban saat itu tengah berjaga kemudian menagih biaya parkir terhadap pelaku yang mengendarai mobil dinas warna hijau dengan plat nomor 1058-45.
Saat ditagih biaya parkir pelaku malah bertanya kepada korban mengenai biaya gratis terhadap anggota TNI. Pertanyaan itu dijawab korban bahwa biaya gratis tak berlaku bagi anggota TNI maupun Polri kecuali tamu VIP maupun hotel.
Setelah itu pelaku pergi sembari membayar uang parkir senilai Rp 20 ribu. Namun tak berselang lama, pelaku datang bersama rekannya dan menghampiri korban.
Saat itulah penganiayaan terjadi. Dagu sebelah kiri korban dipukul. Pelaku lantas mengeluarkan senjata api dan meminta korban sujud tiarap serta mencium kakinya. Kemudian pelaku meletuskan tembakan ke atas area parkir.
Penganiayaan tersebut berhenti setelah pihak Managemen City melakukan musyawarah. Kendati begitu, kasus tersebut dilaporkan korban ke Polsek Kebayoran Lama.
Baca juga:
Ribut ditagih parkir mal, seorang pria bermobil TNI lepaskan tembakan
Sopir ugal-ugalan di jalan, saat ditangkap mengaku anggota TNI
Anggota TNI arogan di bandara harus malu lihat contoh Jenderal Gatot
Anggota TNI todong sopir online sedang diperiksa Kostrad
Kostrad janji beri sanksi Praka D, pengancam sopir taksi online
Aksi memalukan anggota Kostrad todong pistol pengemudi taksi online
Dua polisi dikeroyok diduga anggota TNI di Bekasi