Koalisi Prabowo-Sandiaga sore ini daftarkan timses ke KPU
Koalisi Indonesia Adil dan Makmur sore ini akan mendaftarkan timses pasangan Capres Cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat (20/9). Hal tersebut diungkapkan Ketua timses Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso.
Koalisi Indonesia Adil dan Makmur sore ini akan mendaftarkan timses pasangan Capres Cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat (20/9). Hal tersebut diungkapkan Ketua timses Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso.
"Rencananya kita mau ke sana tapi di sana (KPU) sedang rapat jam 16.00 WIB tentang penetapan Capres-Cawapres. Nanti kita usahakan abis Magrib karena sedang rapat mereka," kata Djoko di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (20/9).
Jumlah timses Prabowo-Sandiaga sebanyak 800 orang. Sebelum daftar ke KPU, Djoko menghadap Prabowo untuk benar-benar memantapkan jumlah tersebut. Sebab banyak tokoh-tokoh lain yang ingin bergabung. Hari ini akan difinalisasi.
"Jelas akan di-finishing karena kita menampung antusiasme masyarakat, kita maunya gak banyak tapi karena masyarakat dari ormas lslam milenial mau masuk, ya udah kami masukan. Paling tidak 30 persen dari aspirasi," tuturnya.
Masih soal timses, untuk GNPF Ulama Djoko menampik bahwa GNPF membuat kesepakatan politik untuk ikut serta jadi timses jika mendukung Prabowo-Sandiaga.
"Itu semua spontanitas bahwa dia punya semangat untuk masuk tim pemenangan. Secara organsiasi enggak, tapi kan ada yang perorangan," terang Djoko.
Sementara, pada tim khusus ekonomi, tim Prabowo-Sandiaga juga memasukkan ahli ekonomi Ichsanuddin Noorsy dan beberapa nama lainnya yang tidak Djoko sebutkan. Mantan Menko Ekuin Kwik Kian Gie juga turut serta dalam tim penasihat ekonomi Prabowo-Sandiaga.
Baca juga:
Sandiaga minta pendukungnya tertib saat pengundian nomor urut capres-cawapres
Sandi tegaskan tak ada deal politik masuknya Ketua Pemuda Muhammadiyah dan GNPF 212
Sandiaga sebut Prabowo minta langsung Neno Warisman jadi wakil ketua timses
PAN: Keluarnya hasil Ijtima secara otomatis bawa ulama GNPF masuk timses Prabowo
Kubu Jokowi soal AHY jadi Dewan Pembina: Kenapa enggak dijadikan Ketua Timses?
Nama koalisi Indonesia Adil Makmur dinilai sebagai antitesis pemerintah