LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

KM Sirimau Bawa 784 Penumpang Tujuan Makassar Kandas di Perairan Ile Ape Lembata

Kapal Motor (KM) Sirimau milik PT Pelni kandas di perairan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Selasa (17/5). Kapal tujuan Makassar itu tertahan di atas karang menunggu air pasang menjelang tengah malam nanti.

2022-05-17 20:10:52
Kapal
Advertisement

Kapal Motor (KM) Sirimau milik PT Pelni kandas di perairan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Selasa (17/5). Kapal tujuan Makassar itu tertahan di atas karang menunggu air pasang menjelang tengah malam nanti.

"Ia kapal itu kandas di perairan Ile Ape, Tanjung, di sekitar Desa Pailolon," ujar Kepala Syahbandar Lewoleba Abdul Syukur Muklis kepada wartawan, Selasa (17/5) malam.

Abdul menerima kabar itu langsung dari awak kapal Sirimau. Dia juga mengakui sudah mendapat laporan dari PT Pelni Cabang Lewoleba, sesaat setelah kejadian itu. "Benar kita sudah terima koordinasi dari pihak Pelni," ujarnya.

Advertisement

Kandasnya KM Sirimau ini diduga disebabkan surutnya air laut di sekitar perairan Palilolon, yang menjadi jalur lalu lintas semua kapal Pelni. "Karena air laut surut jauh makanya kandas," ungkap Abdul.

Advertisement

Kandas saat Menuju Sikka

Ia menginformasikan, KM Sirimau sebelumnya sandar di Pelabuhan Laut Lewoleba pada pukul 13.00 Wita hari ini. Setelah selesai melakukan bongkar muat barang dan penumpang di Pelabuhan Embarkasi Lewoleba, kapal yang membawa 784 penumpang itu berlayar menuju Pelabuhan Laut Maumere di Sikka, sebelum ke Makassar.

Namun karena rutenya harus melalui jalur di wilayah Tanjung-Palilolon, kapal ini pun harus menabrak karang dan kandas.

"Itu daerah dangkal, apalagi saat musim air laut surut seperti sekarang. Sekitar pukul 14.31 Wita dikabarkan kandas," sambungnya.

Kerusakan Belum Diketahui

Kepala Syahbandar Lewoleba sudah memerintahkan KM Ganda Nusantara, kapal milik Pemda Lembata untuk menuntun gerak KM Sirimau. Saat ini kapten kapal dan para awak kapal masih menunggu sampai air laut pasang agar kapal bisa keluar dari perairan itu. "Pukul 22.00 Wita air pasang baru bisa olah gerak," tuturnya.

Pihak Syahbandar juga belum bisa memastikan apakah ada kerusakan akibat karamnya KM Sirimau, termasuk keselamatan para penumpang.

"Setelah dari Lewoleba ke Maumere baru ke Makassar, dengan jumlah ABK sebanyak 55 orang," tutup Abdul.

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.