Kivlan Zen sebut Prabowo masih sakit hati dipecat Wiranto
Kivlan pun mengaku sakit hati pada Wiranto. Jenderal bintang dua ini ikut dipecat.
Mayjen Purn Kivlan Zen mengulang kembali cerita perseteruan para jenderal dalam kisruh 1998 lalu. Kivlan mengaku sakit hati dulu dipecat Wiranto sebagai Kepala Staf Kostrad.
"Saya diberhentikan Wiranto betapa sakitnya saya. Saya tidak menculik, tidak kudeta kenapa diberhentikan," kata Kivlan di Jakarta, Selasa (6/5).
Kivlan juga menyebut Prabowo Subianto sakit hati lantaran dicopot dari jabatan strategis di ABRI (sekarang TNI) yakni Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad).
"Prabowo itu diberhentikan sakit hatinya," ujar kawan dekat Prabowo itu.
Kekecewaan Prabowo, lanjut Kivlan, masih berlangsung hingga saat ini. Apalagi, tuduhan pelanggaran HAM karena dituding menculik sejumlah aktivis masih melekat hingga sekarang.
"Prabowo masih merasakannya," tuturnya.
Pencopotan Prabowo dilakukan karena adanya informasi pergerakan pasukan di bawah kendali Prabowo. Adalah Menhankam/Pangab Jenderal Wiranto yang melaporkan hal tersebut. Tanpa berpikir panjang Presiden Habibie langsung mengambil keputusan.
Prabowo kemudian dicopot sebagai Pangkostrad dan dipindahkan sebagai Dansesko TNI di Bandung. Untuk pertama kali selama karirnya, Prabowo tak memegang pasukan. Tak lama kemudian, Prabowo diberhentikan dari TNI.
Namun hubungan Prabowo dan Wiranto sempat cair pada 2009 lalu. Saat itu keduanya tampil bersama di kediaman Megawati dan mengaku sudah berhubungan baik.
Baca juga:
Kivlan Zen sebut dalang kerusuhan 1998 sekarang jadi politikus
Kivlan Zen sebut ada pihak lain yang ikut culik aktivis 98
Ditantang buka kuburan korban penculikan, Kivlan Zen murka
Heboh ucapan karib Prabowo soal penculikan Wiji Thukul dkk
Komnas HAM ogah tindaklanjuti ucapan Kivlan Zen soal penculikan