Kivlan Zen Sebut Habil Marati Tak Terkait Pembelian Senjata, Minta Hakim Bebaskan
Mayor Jenderal (purn) Kivlan Zen bersaksi untuk terdakwa Habil Marati dalam perkara pembiayaan pembelian senjata api. Dengan terbatuk dan terbata, Kivlan meminta kepada majelis hakim untuk membebaskan Habil karena dinilai tidak memiliki keterkaitan.
Mayor Jenderal (purn) Kivlan Zen bersaksi untuk terdakwa Habil Marati dalam perkara pembiayaan pembelian senjata api. Dengan terbatuk dan terbata, Kivlan meminta kepada majelis hakim untuk membebaskan Habil karena dinilai tidak memiliki keterkaitan.
"Habil ini tak ada hubungannya dalam pembelian senjata, dia ini membantu saya dalam perjuangan melawan komunis jadi tolong dibebaskan," kata Kivlan di PN Jakarta Pusat, Selasa (7/1).
Kivlan membeberkan, bahwa uang yang diberikan kepada Helmi Kurniawan alias Iwan di Tol Jagorawi dan Rumah Makan Padang di Kelapa Gading adalah miliknya.
"Itu uang saya sendiri dolar singapura untuk aksi demo Supersemar jumlahnya 15 ribu dolar Singapura, uang itu untuk demo saja ke Iwan karena Iwan mengatakan bisa menyiapkan massa untuk aksi itu," lanjut Kivlan.
Keterangan Kivlan lalu dikonfrontir dengan keterangan Iwan yang dihadirkan bersama dalam persidangan. Menurut Iwan dirinya memang mendapatkan uang dari Kivlan, namun seingatnya Kivlan mengatakan uang tersebut dari Terdakwa Habil.
"Uang itu dari Habil, dari Pak Habil itu Maret, Pak Kivlan Februari. Tapi yang 15 ribu dollar Singapura itu dari Habil," jelas Iwan di lokasi yang sama.
Namun pernyataan itu dibantah Kivlan. Dirinya mengaku tak pernah mengatakan uang tersebut dari Habil. Dia mengaku semua duit tersebut adalah miliknya.
"Saya beritahu 9 Maret ambil uang bukan dari bukan, mungkin kupingnya Iwan sudah enggak bener itu," sanggah Kivlan.
Diketahui dalam perkara ini, Habil Marati ditetapkan sebagai salah satu pelaku dalam kapasitasnya sebagai penyandang dana. Lewat rilis diungkap Polda Metro Jaya pada Maret 2019, disebut Habil memberikan uang Rp60 juta kepada Iwan untuk biaya operasional dan keperluan saat unjuk rasa. Pada Kivlan, dia (Habil) juga kembali menyetor dana operasional 15.000 dolar Singapura.
Baca juga:
Berkursi Roda, Kivlan Zen Jadi Saksi di Sidang Kepemilikan Senjata Ilegal
Duduk di Kursi Roda Sambil Terbatuk-batuk, Kivlan Zen Jadi Saksi untuk Habil Marati
Kivlan Zen Penuhi Panggilan Jadi Saksi Kasus Habil Marati
Sidang Lanjutan Kivlan Zen Kembali Ditunda
Banjir Melanda Jakarta, Sidang Eksepsi Kivlan Zen Hari Ini Dibatalkan
Hakim Harap Kivlan Zen Kembali Sehat Setelah Jadi Tahanan Rumah