Kisruh 'sampurasun', Ridwan Kamil mau jembatani Habib Rizieq & AMS
Emil mengaku sedang mencari solusi terbaik tanpa merugikan dan menyakiti salah satu pihak.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ingin menjembatani kisruh yang terjadi antara Ketua FPI Habib Rizieq dan Aliansi Muda Siliwangi (AMS). Kisruh dua pihak ini disebabkan ucapan Habib yang memelesetkan sampurasun menjadi campur racun di Purwakarta pada pertengahan November 2015 lalu.
Emil, sapaan Ridwan Kamil, kedatangan empat anggota FPI Jabar dan diterima di Balai Kota Bandung, Rabu (2/12) sore. Pertemuan FPI dan Emil sendiri tidak berlangsung lama.
"Tadi ketemu dengan FPI Jawa Barat untuk mencari titik temu agar kesalahpahaman ini bisa berakhir dengan damai tanpa ada satupun pihak yang merasa tersakiti atau merasa tidak nyaman kira-kira seperti itu," kata Emil.
Dia mengaku, sedang mencari solusi terbaik tanpa merugikan dan menyakiti salah satu pihak baik Habib Rizieq atau AMS. Sebagai wali kota, Emil juga merupakan salah satu pembina AMS.
"Saya akan mencoba memfasilitasi karena kebetulan saya membina AMS Kota Bandung untuk memfasilitasi terjadinya silaturahmi. Feeling saya jika komunikasi telah terjadi kesalahpahaman itu bisa clear," terangnya.
Sejauh ini kasus tersebut memang telah bergulir dan diusut penyidik Polda Jabar.
"Saya akan menyampaikan ke pihak AMS untuk membuka ruang komunikasi dengan Kiai Haji Habib Rizieq dulu sebelum terlalu jauh ke urusan hukum karena komunikasi belum terjadi." tandas pria yang memiliki khas rambut berjambul ini.
Baca juga:
Sesepuh warga Sunda mengecam salam sampurasun diplesetkan
Dilaporkan FPI ke Polisi, ini jawaban Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi
Kasus Habib Rizieq, Polda Jabar mulai periksa saksi
Ceramah di Purwakarta, imam masjid di Amerika ucap sampurasun