LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kisah Serma Nandi berhasil cegah warga bakar Polsek

Upayanya meredakan amukan warga diganjar kenaikan pangkat luar biasa.

2015-02-03 06:38:00
TNI
Advertisement

Keberanian yang dilakukan Sersan Mayor (Serma) Melkior Nandi berhasil mendinginkan suasana massa yang saat itu berniat membakar kantor polisi. Padahal, situasi tersebut dianggap sangat berbahaya, apalagi jumlah massa yang mencapai ratusan orang dan sudah merusak sebagian bangunan Polsek Lembor.

Dilansir tniad.mil.id, peristiwa amukan massa ini berlangsung pada 26 Desember 2011, bermula dari meninggalnya Arnold Hapong, satu dari 12 orang bandar kupon putih yang menjalani penahanan di Polsek Lembor. Arnold menghembuskan napas terakhir akibat gangguan kesehatan dan sempat tidak sadarkan diri. Meski sempat dilarikan ke puskesmas, namun nyawanya tak terselamatkan.

Mendengar berita Arnold Hapong meninggal di Puskesmas tersebut, keluarga korban beserta warga mendatangi Polsek Lembor meminta pertanggungjawaban Polsek. Di saat bersamaan, massa telah bertindak anarkis dengan melempar batu ke arah Polsek yang mengakibatkan jendela kaca Polsek sebagian pecah.

Advertisement

Tanpa memperhitungkan keselamatan dirinya, Serma Nandi langsung terjun ke tengah massa yang sedang mengamuk. Dia berupaya menenangkan warga agar tidak bertindak anarkis di tengah berbagai provokasi warga di luar keluarga dan kerabat Arnold.

"Bakar Polsek, hancurkan Polsek," teriak massa saat itu.

Dengan pengeras suara, Nandi terus berupaya meredakan suasana meski harus menghadapi 500 warga lain yang terus memanas-manasi. Namun, tokoh masyarakat dan keluarga korban bersedia untuk tidak menyerang polsek.0

Advertisement

Warga kemudian minta izin untuk melaksanakan ritual adat Kepok dengan memotong ayam jago hitam di halaman depan Polsek Lembor. Nandi mengizinkan, dengan syarat tidak bertindak anarkis.

Berkat imbauan dan upayanya yang tak kenal lelah tersebut, Nandi mampu mencegah anarkisme melalui. Sehingga Polsek terhindar dari pembakaran dan perusakan oleh massa yang saat itu sudah beringas.

Berkat tindakannya ini, Serma Nandi mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) satu tingkat lebih tinggi dari sebelumnya yang diberikan secara langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo.

Baca juga:
Tanpa senjata, Serka Denny tangkap 2 perampok & selamatkan Rp 10 M
Aparat TNI AD gagalkan penyelundupan 40 ton bawang dari Malaysia
TNI AD bangun jalan di Papua pakai bahan kimia dicampur tanah
Mayor Warto, dulu buruh tani, kini prajurit kebanggaan TNI AD
TNI AD gelar nikah massal 5.000 pasangan di Istora Senayan
Keberanian dan kejujuran para prajurit TNI AD ini bikin kagum

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.