Kisah sadis pembantu baru kerja sehari langsung bunuh majikan
Setelah membunuh majikannya, Aminah mencoba bunuh diri dan terlihat bingung saat diinterogasi polisi.
Aminah (30), seorang pembantu rumah tangga tega menghabisi nyawa majikannya sendiri yang sudah berusia senja Rusti Sinaga (76). Ironisnya, Aminah menghabisi nyawa bosnya itu hanya berselang satu hari setelah dia diterima bekerja di rumah korban di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Aminah harusnya bersyukur telah mendapat pekerjaan dan bekerja sebaik mungkin di hari pertamanya. Namun tidak begitu kejadiannya, dia justru harus masuk jeruji besi dihari pertamanya bekerja karena telah membunuh majikannya sendiri Rusti. Rusti harus merenggang nyawa setelah ditusuk berkali-kali di bagian leher oleh pembantunya Aminah. Kejadian itu terjadi saat Aminah bekerja dihari pertamanya sebagai pembantu rumah tangga di rumah korban yang terletak di Cluster Aralia Blok HY23 nomor 5 RT 1 RW 17, Perumahan Harapan Indah, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Entah merasa menyesali perbuatannya atau dirasuki rasa ketakutan yang luar biasa, setelah membunuh Rusti, Aminah mencoba bunuh diri. Aminah mencoba memotong urat nadi ditangannya setelah melihat korban tewas bersimbah darah. Petugas Polsek Tarumajaya, Kabupaten Bekasi masih belum mampu mengungkap apa motif pelaku Aminah, membunuh majikannya Rusti dihari pertamanya bekerja. Sebab saat diinterogasi petugas, Aminah seperti orang yang bingung. Setelah membunuh majikannya, Aminah terlihat seperti orang linglung. Polisi yang menginterogasi merasa kesulitan dengan sikap pelaku ini.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (20/9) pagi di rumah Rusti yang terletak di Cluster Aralia Blok HY23 nomor 5 RT 1 RW 17, Perumahan Harapan Indah, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Rusti tewas bersimbah darah setelah mendapat tikaman pisau di bagian leher.
Tersangka langsung diamankan warga dan dilaporkan ke polisi setelah melakukan aksi keji tersebut. Namun pihak kepolisian belum mampu mengungkap apa motif Aminah yang tega membunuh dengan brutal majikannya tersebut.
"Sampai saat ini, tersangka masih diinterogasi anggota Polsek Tarumajaya. Mengenai motifnya, kami belum mendapatkan perkembangan dari penyidik. Kalau sudah selesai nanti diinformasikan," ujar Kasubag Humas Polresta Bekasi Kabupaten, Iptu Makmur, Minggu (21/9).
Berikut kisah sadis Aminah yang membunuh majikannya di hari pertama bekerja:Baru sehari bekerja
Aminah diamankan warga setelah melakukan pembunuhan sekitar pukul 06.00 WIB di rumah majikannya. Setelah mendapat laporan bahwa telah terjadi pembunuhan, anggota Polsek Taruma Jaya langsung bergerak ke lokasi kejadian.
"Tersangka diserahkan ke Polsek Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi," kata Kasubag Humas Polresta Bekasi Kabupaten, Iptu Makmur, Minggu (21/9).Korban ditusuk berkali-kali dileher
Kasubag Humas Polresta Bekasi Kabupaten, Iptu Makmur mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu pagi sekitar Pukul 06.00 WIB. Tersangka sudah diamankan, namun belum diketahui apa motif pembunuhan tersebut.
"Sampai saat ini, tersangka masih diinterogasi anggota Polsek Tarumajaya. Mengenai motifnya, kami belum mendapatkan perkembangan dari penyidik. Kalau sudah selesai nanti diinformasikan," ujar Makmur.Pelaku sempat ingin bunuh diri setelah membunuh
Namun malang, usaha bunuh diri yang dilakukan pelaku tidak terjadi karena warga terlebih dulu tahu dan melaporkan hal itu kepada kepolisian.
Aminah pun harus masuk jeruji besi mempertanggungjawabkan perbuatannya itu. Hingga kini, polisi belum mengetahui motif pembunuhan dan sedang dalam penyelidikan dengan menginterigasi pelaku.Aminah linglung saat diinterogasi polisi
Kasubag Humas Polresta Bekasi Kabupaten, Iptu Makmur mengatakan, pihaknya terus menanyakan apa motif pelaku sehingga tega membunuh. Namun sayang, berondongan pertanyaan petugas tak diindahkan oleh Aminah.
"Ditanya, apa masalahnya dengan majikan. Tapi, tersangka hanya diam saja, dan terlihat seperti orang linglung," kata Makmur, Minggu (21/9).Polisi tes kejiwaan Aminah
Kasubag Humas Polresta Bekasi Kabupaten, Iptu Makmur menuturkan, tersangka menjalani tes kejiwaan sebab Aminah terlihat seperti orang linglung dan mencoba bunuh diri dengan memotong urat nadinya. Penyidik memutuskan membawa tersangka ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta timur.
"Selain mengobati luka di tangan, tersangka dijadwalkan menjalani tes kejiwaan," ujar makmur.