Kisah Ria, batal menikah usai jadi korban kecelakaan di Tawangmangu
Kisah Ria, batal menikah usai jadi korban kecelakaan di Tawangmangu. Rencananya Ria akan dinikahi Mochammad Erdi Ferdiansyah. Persiapan pernikahan ini pun sudah matang. Dari gedung, makanan ketering, undangan sudah matang dipersiapkan. Sebanyak 1.600 pun sudah dicetak.
Sebuah bus pariwisata Solaris Jaya K 1677 CD yang mengangkut 30 penumpang, Minggu (26/2) terjun ke jurang Kali Banaran, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Bus berisi rombongan guru dan keluarga dari SD Jimbaran Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, itu hendak mengadakan rekreasi dalam rangka perpisahan.
Tujuh penumpang tewas dalam kecelakaan tersebut. Salah satu guru yang menjadi korban diketahui bernama Ria Resbara (25).
Kecelakaan ini membuat rencana warga Desa Beciro Ngengor RT 03, RW 02, Kecamatan Wonoayu, ini melangsungkan pernikahan pupus. Ria berencana melakukan pernikahan satu atau dua bulan ke depan.
Rencananya Ria akan dinikahi Mochammad Erdi Ferdiansyah. Persiapan pernikahan ini pun sudah matang. Dari gedung, makanan ketering, undangan sudah matang dipersiapkan. Sebanyak 1.600 pun sudah dicetak.
"Alhamdulillah semuanya sudah siap, tinggal pelaksanaan saja. Tapi, Allah berkehendak lain memberikan cobaan untuk saya," ucap Erdi, Senin (27/2).
Warga Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ini mengatakan, undangan itu bahkan sudah disebar. "Bahkan undangannya 1.600 itu sudah dicetak, tinggal disebar," ujar pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo di bagian umum, ini.
Undangan 1.600 itu terdiri untuk mertuanya ada 700, almarhumah 250, Erdi sendiri 250, dan orangtuanya 400 undangan. Rencananya, kata Erdi, undangan itu akan disebar pada bulan Maret, sesuai dengan rencananya.
Karena, pernikahannya itu pada 9 April 2017. "Bahkan, Rabu dua depan itu saya dan almarhumah akan mencoba gaun pengantin untuk persiapan," terangnya.
Erdi sendiri juga mengaku, kalau seminggu terakhir tidak ada firasat apapun. Namun, baru sadar, waktu almarhumah sudah dipanggil Allah, kalau status di BBM dan DP, itu sebagai tanda.
Sebab, almarhumah sering memasang DP (Display Picture) 'hanya perpisahan yang bisa memisahkan kita'. Kemudian status di dalam BBM 'Allah selalu senantiasa melindungi kita'.
"Iya saya beranggapan bahwa status itu adalah doa untuk pernikahannya yang sudah dekat. Karena supaya diberikan kelancaran hingga terlaksana dengan baik dan lancar," pungkas dia.
Diketahui, Ria menjadi salah satu korban tewas kecelakaan bus pariwisata Solaris Jaya K 1677 CD yang terjun ke jurang Kali Banaran, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, bertambah satu orang. Dengan demikian, total korban meninggal menjadi tujuh orang.
Berikut nama-nama korban meninggal dunia tersebut:
1. Suwandi, alamat Wonokasian RT 06 RW 02, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Jatim.
2. Ica Susilowati (23) alamat Wonokasian RT 06 RW 02, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Jatim (anak Suwandi).
3. Ria Resbara, Sidoharjo
4. Dra Hj. Zuhro, Ketimang RT 07, RA 02, Kecamatan Wonoayu, Sidoharjo, Jatim.
5. Puji Haryanto, Padangan RT 07, RW 03, Tulangan, Sidoarjo, Jatim
6. Ega, Sidoarjo, Jatim
7. Belum di ketahui identitasnya masih di RSUD Karanganyar.
Baca juga:
Ambil jenazah korban bus Solaris Jaya Tawangmangu, keluarga histeris
Diduga rem blong, sebabkan bus Solaris Jaya masuk jurang Tawangmangu
Korban tewas bus masuk jurang di Tawangmangu menjadi 7 orang