Kisah Presiden SBY dan kegemarannya makan tahu tempe
Tak cuma di dalam negeri saja, tahu dan tempe juga menjadi idola SBY saat berada di luar negeri.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) suka sekali dengan makanan-makanan tradisional. Semasa kecil hingga beranjak dewasa, Presiden SBY tinggal di sebuah perkampungan di Pacitan, Jawa Timur. Makanan kampung seperti tahu, tempe, dan kerupuk pun familiar di lidah orang nomor satu di Indonesia ini.
Soal kebiasaannya makan tempe dan tahu, rupanya masih dibawa sampai SBY menjadi presiden. Tak cuma menjadi lauk pauk saat makan, tahu dan tempe juga kerap 'digadu' presiden, saat santai atau pun saat menjalankan tugas kenegaraan.
Seperti yang diunggah oleh akun Twitter @IstanaRakyat beberapa bulan lalu, tampak Presiden SBY melakukan tugas kenegaraan dengan ditemani camilan tahu goreng lengkap dengan cabe rawit. Menu makan siang Presiden SBY pun juga pernah diunggah ke Twitter. Tempe bacem, tahu, krupuk, dan lalapan pun juga menghiasi meja makan sang presiden.
Dalam berbagai kunjungannya ke daerah, Presiden juga kerap disuguhi tahu tempe. Seperti saat berkunjung ke Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Juli 2011 lalu, Presiden menyempatkan makan siang bersama ratusan taruna Akmil, dengan lauk tahu dan tempe tentunya.
Tak cuma di dalam negeri saja, tahu dan tempe juga menjadi idola SBY saat berada di luar negeri. Seperti saat kunjungannya ke Budapest, Hungaria awal tahun 2013 lalu.
Seperti dituturkan oleh Adek Wahyuni, Kepala Biro Pengelolaan Istana, saat berada di luar negeri, makanan-makanan atau bumbu-bumbu biasanya dibawa langsung dari Indonesia. "Yang harus kami bawa dari Jakarta itu ya cabe rawit, kerupuk kampung, dan kecap," kata Adek Wahyuni seperti dilansir dari situs Presidenri, Jumat (5/4/2013).
Saat di Budapest, camilan ala kampung pun juga harus ada. Seperti jagung, pisang, dan ubi rebus. Presiden SBY juga suka sekali dengan tahu pong. Tahu goreng tanpa isi tersebut disantap bersama cabe rawit.
"Jangan lupa cabe rawit. Bapak (Presiden SBY) selalu tanya kalau tidak ada cabe rawit di meja makan," imbuh Adek.
Kegemaran Presiden akan tahu dan tempe juga pernah diungkapkan oleh General Manager Roemahkoe Heritage Hotel Surakarta, Iskandar Supriyatna. Dua kali menjamu Presiden SBY, ternyata makanan favoritnya adalah tahu dan tempe.
"Pak SBY itu suka tahu goreng. Masih ada lagi kesukaan beliau. Yakni singkong goreng dan tempe goreng. Kalau sayuran, sup ayam. Saat melayani presiden tersebut, sedang ada acara pemakaman almarhum Soeharto, presiden RI kedua dan peresmian Bandara Adi Sumarmo," terang Iskandar.
Hari ini, Presiden SBY merayakan hari jadinya ke-64. Sayangnya, di ulang tahunnya saat ini makanan kegemarannya, yakni tahu dan tempe langka. Ratusan produsen tahu dan tempe yang tergabung dalam Gabungan Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia maupun Koperasi Perajin Tempe Tahu Indonesia (Gakopti) mulai menyetop produksi mereka.
"Kita jadi mogok produksi 3 hari terhitung hari ini," ujar ketua Gakopti Aip Syarifudin kepada merdeka.com, Senin (9/9).
Dia menuturkan, hari ini perajin tahu dan tempe sudah tidak memasok hasil produksinya ke pasaran. Jika hari ini sudah tidak ada pasokan tahu dan tempe, sesungguhnya menggambarkan bahwa aksi mogok produksi sudah dilakukan sejak, akhir pekan lalu.
"Karena waktu untuk produksi tahu dan tempe sekitar 3 hari. Jadi kalau tidak ada tempe hari ini, berarti sudah sejak Jumat tidak produksi," katanya.
Bisa jadi, makan siang sang presiden di ulang tahunnya hari ini tanpa menu kesukaannya, tahu dan tempe.(mdk/war)