LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kisah pilot Super Puma TNI AU hadapi badai cari AirAsia QZ8501

Kapten Lessy berharap semua pihak bersabar terhadap upaya pencarian yang tengah dilakukan tim gabungan.

2015-01-07 12:17:21
Pesawat militer
Advertisement

Pilot helikopter Super Puma TNI AU Kapten Penerbang Indra Lessy menyatakan cuaca sering berubah-ubah sehingga pencarian maupun pengevakuasian korban pesawat AirAsia QZ8501 membutuhkan konsentrasi serta kewaspadaan yang tinggi.

"Pagi hari kondisi cuaca cerah namun begitu terbang dan melakukan pencarian tiba-tiba gelap dan hujan," katanya usai mengangkut personel Rusia dari kapal RSS Persistence 1700G ke Lanud Iskandar Pangkalanbun, Rabu (7/1).

"Saya sudah sejak hari pertama melakukan pencarian, dan kondisi cuaca terparah itu saat hari keempat. Angin kencang, gelap dan turun hujan. Area pencarian saya di sektor empat hilang kontaknya pesawat AirAsia," tambah dia.

Meski telah melakukan pencarian selama 10 hari, Lessy mengaku belum sekalipun melihat atau menemukan jenazah penumpang maupun puing-puing pesawat tersebut.

Selain mencari, pria yang telah tujuh tahun menjadi pilot TNI AU ini juga bertugas mengirim personel Badan SAR nasional (Basarnas) maupun hal-hal yang dibutuhkan kapal Indonesia serta negara sahabat.

"Seperti sekarang ini, kami mengantarkan kebutuhan kapal Singapura sekaligus menjemput personel Rusia. Setelah ini kami juga akan menjemput satu jenazah dari tugboat swasta," kata ayah dua anak ini seperti dikutip Antara.

Pilot militer ini menyadari dan memahami betul keinginan dari keluarga penumpang agar seluruh jenazah pesawat AiraAsia beserta kotak hitam segera ditemukan, namun dirinya mengharapkan semua pihak bersabar.

Kapten Lessy mengatakan seluruh anggota Tim SAR baik dari Indonesia maupun negara-negara sahabat bekerja keras secara optimal, hanya kondisi cuaca hingga saat ini belum berhasil sepenuhnya.

"Seperti yang diketahui bersama, penyelam TNI AL sudah berupaya menyelam tapi kondisi gelombang relatif tinggi dan di dalam laut gelap. Semua sudah berupaya keras," katanya.

Baca juga:
Ini cara Tim SAR evakuasi jenazah AirAsia dari tengah laut
Doa dan dukungan warga Solo untuk korban AirAsia terus mengalir
Tiket murah dilindungi UU, rakyat kecil juga berhak naik pesawat
2 Jenazah wanita QZ8501 dikirim Surabaya, kondisi sulit dikenali
Rintangan-rintangan ini bikin sulit Kopaska cari AirAsia QZ8501
Kisah menyentuh hati para pencari jenazah AirAsia QZ8501

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.