LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kisah mahasiswi cantik, dibayar Rp 250 ribu sekali demo

Meskipun awalnya malu untuk berteriak, kini Mita dan teman-temannya mengaku sudah terbiasa jadi demonstran bayaran.

2013-03-03 12:36:00
spg cantik
Advertisement

Mungkin bukan rahasia umum lagi, jika setiap adanya demo di Ibu Kota DKI Jakarta, sebagian besar massanya dibayar. Saat ini tidak hanya masyarakat kalangan bawah yang mau dibayar untuk berdemo, para wanita-wanita cantik pun rela berpanas-panasan di siang hari bolong demi mendapatkan uang.

Mita misalnya, wanita cantik berstatus mahasiswi ini mengaku telah dibayar Rp 250 ribu untuk memegang spanduk dan bergaya bagaikan model di Bundaran Hotel Indonesia dan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka juga tidak pernah mengeluh saat melakukan aksinya itu.

"Lumayan sih buat nambahin uang jajan, biasanya aku melalui agency kalau ada acara-acara seperti ini," ujarnya saat berbincang dengan merdeka.com, Sabtu (2/3).

Mita mengatakan, meskipun awalnya malu untuk berteriak-teriak karena ditonton banyak orang, kini Mita dan teman-temannya yang lain mengaku sudah terbiasa melakukan hal ini. Bahkan mereka menilai aksinya untuk menyalurkan aspirasi rakyat.

"Malu sih pas awal-awal, karena kan baru pertama kali, pastilah ada rasa canggung. Tapi setelah ke sini sudah terbiasa," katanya.

Wanita seksi ini juga menambahkan jika dirinya sendiri sebenarnya tidak mengetahui apa yang dituntut dalam setiap unjuk rasa. Namun demikian, sebelum melakukan unjuk rasa, Mita mengaku sudah diberikan materi terlebih dahulu oleh agency tempatnya bekerja.

"Kita juga gak tahu apa yang mau di demo, tapi kita dikasih bahan oleh pihak agency. Kalau mau demo pemerintah, atau demo yang sifatnya sosial. Itu pasti dikasih bahan-bahannya sama agency," ujarnya.

Lebih lanjut Mita mengatakan, pekerjaan seperti ini sudah digelutinya sejak 6 bulan terakhir. Ia mengaku walaupun tidak setiap hari melakukan kegiatan seperti ini, namun Mita tetap saja memiliki kegiatan lainnya.

"Yah, kalau gak demo paling jadi SPG lah, namanya juga nyari duit buat bantu orangtua," pungkasnya.

Baca juga:
Demonstran cantik, rela setengah bugil demi aspirasi
LSM hingga parpol langganan penyewa demonstran cantik
Kisah Camila Vallejo, demonstran cantik dari Cile
Demonstran cantik, tak perlu kuasai isu yang penting dibayar

Advertisement
(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.