Kisah Kiai Khoiron kerap diteror preman karena sadarkan PSK
Kisan teror yang dialami oleh Kiai Khoiron itu diceritakan oleh Sunarto dalam bukunya berjudul "Kiai Prostitusi".
Upaya Kiai Khoiron menyadarkan para pekerja seks komersial (PSK) tidaklah mudah. Ada saja yang mencibir. Bahkan sampai diteror preman.
Kisan teror yang dialami oleh Kiai Khoiron itu diceritakan oleh Sunarto dalam bukunya berjudul "Kiai Prostitusi". Dalam buku itu Sunarto menulis bagaimana beratnya perjuangan Kiai Khoiron menyebarkan dakwah di tempat lokalisasi di Surabaya.
Kiai Khoiron kerap mendapatkan ancaman dari preman dan germo. Mereka marah karena khawatir usahanya bangkrut.
Para germo mengancam akan membunuh Kiai Khoiron. "Untuk apa ia berdakwah di sini," kenang Kiai Khoiron saat mendapat cibiran dari para preman.
Meski demikian, Kiai Khoiron tak gentar. Ia tetap menjalankan aktivitas dakwahnya seperti biasa. Upaya para preman untuk membunuh Kiai Khoiron tidak berhasil.
Seiring berjalannya waktu, banyak para PSK insaf. Tercatat saat ini rumah bordir di kawasan Dupak Bangunsari hanya tinggal 153 orang.
Hal ini turun drastis jika dibandingkan tahun 1980-an. Kala itu sekitar 700 an rumah dijadikan tempat mesum.
Baca juga:
Kiai Khoiron dihujani fitnah ketika sedang umroh
Untuk sadarkan PSK, Kiai Prostitusi gelar dakwah di bioskop
Ini cara Kiai Khoiron sadarkan para PSK
Cerita kehebatan ayah Kiai Khoiron lempar preman sampai 30 meter
Mengenal sosok Kiai Prostitusi asal Surabaya