LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kisah Jenderal Mulyono bertemu prajurit, merangkul dan buang pangkat bintang empat

Da dikenal sebagai Kasad yang dekat dengan prajuritnya. Dia tidak ingin ada jarak antara pimpinan dan anak buahnya. Karena sebagai prajurit TNI semua sama, menjaga dan mempertahankan NKRI.

2018-09-13 06:35:00
TNI AD
Advertisement

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Mulyono adalah sosok pemimpin militer yang rendah hati. Da dikenal sebagai Kasad yang dekat dengan prajuritnya. Dia tidak ingin ada jarak antara pimpinan dan anak buahnya. Karena sebagai prajurit TNI semua sama, menjaga dan mempertahankan NKRI.

Sebagai pimpinan dia memiliki banyak cara untuk dekat dan mendukung anak buahnya, bahkan caranya seringkali menuai banyak pujian. Berikut ini cara Jenderal Mulyono saat bersama prajuritnya:

Advertisement

Buang pangkat bintang empat

Memiliki pangkat bintang empat tidak membuat seorang Jenderal Mulyono menjadi sombong. Contohnya saat mengadakan pertemuan dengan prajuritnya dia tak segan-segan melepas dan membuang bintang yang terpasang di bajunya. Dalam acara tersebut dia memanggil beberapa prajuritnya karena tidak mau mengajukan pertanyaan kepada dirinya karena takut.

Melihat hal tersebut, Jenderal Mulyono langsung merangkul prajuritnya dan saat itu juga dia melepas semua bintang yang terpasang di bajunya dengan senyumnya. "Anda jangan melihat saya wah bintangnya empat," katanya dan dia langsung melepasnya dan prajurit yang bersamanya langsung mengambil bintang tersebut. "Jadi tidak boleh takut tentara ada pimpinan ada bawahan tapi kita adalah tim. Tentara adalah teamwork, kerjasama. Tidak boleh takut sama saya, saya adalah kawanmu juga." katanya.

Advertisement

Merangkul prajuritnya, tangannya di atas pundak

Sebagai seorang pemimpin, Jenderal Mulyono adalah seorang pimpin yang bersahaja. Hal ini dapat dilihat saat dirinya melakukan kunjungan ke Yonif Raider 113/Jaya Sakti, 2017. Dia kembali memanggil anak buahnya dan dengan santai merangkul. Dia mempersilakan anak buahnya untuk bertanya tentang apupun dan tetap dengan posisi saling merangkul.

Mengetahui anak buahnya grogi, dengan santainya dia mengatakan tidak perlu takut. "Ngapain grogi? ndak usah. wong Kasad juga makan nasi bukan beling," ucapanya tanpa melepas rangkulan terhadap anak buahnya.

Memberi semangat kepada prajuritnya

Jenderal Mulyono adalah pemimpin yang sering turun langsung bertemu dengan prajuritnya. Dia juga seorang pemimpin yang selalu memberikan semangat kepada prajuritnya untuk tidak mudah menyerah dalam kondisi apapun.

Contohnya saat Angkatan Darat menggelar latihan bersama. Dia datang untuk memberikan semangat, dia mengatakan kepada prajuritnya untuk fokus dan tidak memikirkan apapun kecuali selesai dan sampai finish.

"Tidak ada beban apa-apa, tidak usah ada beban apa-apa," katanya di hadapan para prajuritnya.

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.