LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kisah Ali bin Abi Thalib Bekerja pada Orang Yahudi

Sayyidina Ali mendatangi seorang Yahudi yang memiliki kebun kurma. Dia mengaku siap bekerja untuk mengairi kebun kurmanya. Terjadi diskusi antara keduanya soal upah kerja.

2020-05-19 14:11:45
Ramadan 2020
Advertisement

Para sahabat begitu perhatian dan cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Mereka siap melakukan apapun untuk sekedar meringankan beban yang dialami Nabi Muhammad SAW.

Mereka juga siap mengorbankan harta, tenaga, dan bahkan nyawanya demi Rasulullah. Bahkan, kecintaan mereka kepada Nabi Muhammad SAW lebih besar daripada kecintaan mereka terhadap diri sendiri ataupun keluarganya.

Sayyidina Ali bin Abi Thalib merupakan salah seorang yang sangat mencintai Nabi Muhammad SAW. Saking cintanya, dia lebih mendahulukan kepentingan Nabi Muhammad SAW dan mengakhirkan kepentingan pribadi.

Advertisement

Salah satu bentuk kecintaan Sayyidina Ali bin Abi Thalib kepada Nabi Muhammad SAW adalah dengan memberikan bantuan manakala yang dicintainya itu mengalami kesulitan.

Merujuk buku Hayatush Shahabah yang ditulis Syaikh Muhammad Yusuf al-Kandahlawi, suatu ketika Nabi Muhammad SAW mengalami kesulitan ekonomi. Keadaan itu membuat Nabi Muhammad SAW tidak memiliki makanan.

Lambat laun kabar itu sampai ke telinga Sayyidina Ali bin Abi Thalib. Setelah mengetahui hal tersebut, Sayyidina Ali langsung pergi mencari pekerjaan agar mendapatkan upah. Nantinya upah itu akan diberikan kepada Nabi Muhammad SAW.

Advertisement

Sayyidina Ali mendatangi seorang Yahudi yang memiliki kebun kurma. Dia mengaku siap bekerja untuk mengairi kebun kurmanya. Terjadi diskusi antara keduanya soal upah kerja.

Akhirnya disepakati, setiap Sayyidina Ali menimba satu ember dari sumur maka dia akan mendapatkan imbalan satu butir kurma. Sayyidina Ali berhasil menimba 17 ember air. Sesuai kesepakatan, maka Sayyidina Ali menerima 17 butir kurma.

Dia memilih kurma ajwah sebagai upahnya. Kurma-kurma tersebut kemudian diberikan kepada Nabi Muhammad SAW. Hal itu membuat Nabi Muhammad SAW bertanya kepada Sayyidina Ali perihal dari mana asalnya kurma-kurma itu.

"Aku pergi bekerja demi memperoleh makanan untukmu," jawab Sayyidina Ali.

Ketika Nabi menanyakan apa yang mendorongnya melakukan itu, Sayyidina Ali menjawab bahwa rasa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.

"Barang siapa mencintai Allah, hendaklah ia mempersiapkan perlindungan yang langgeng dari kemalangan," kata Nabi Muhammad SAW.

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.