LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kisah Aisyah, Bocah 10 Tahun Sebatang Kara karena Corona

Di tempat isolasi untuk pasien Covid-19 itu, Aisyah sendirian. Tidak ada orang tua yang menemaninya. Ibunya yang selama ini menjadi orang tua tunggal telah berpulang pada 16 Januari 2021 setelah terkonfirmasi Covid-19.

2021-01-26 06:03:00
Corona di Indonesia
Advertisement

Aisyah Alusa duduk di bangku besi di Rumah Lawan Covid-19 Serpong, Tangerang Selatan di Banten. Wajahnya tidak terlihat seluruhnya karena tertutup masker, namun matanya melengkung menandakan usahanya memberikan senyum.

Sosok kecil berkerudung hitam itu duduk sendirian, tidak ada sosok lain yang menemani di sampingnya. Sesekali matanya menatap nanar ke depan, entah apa yang ada di dalam pikirannya.

Di tempat isolasi untuk pasien Covid-19 itu, Aisyah sendirian. Tidak ada orang tua yang menemaninya. Ibunya yang selama ini menjadi orang tua tunggal telah berpulang pada 16 Januari 2021 setelah terkonfirmasi Covid-19.

Advertisement

Belum hilang rasa duka karena kehilangan ibunya, gadis berusia 10 tahun itu harus menghadapi kenyataan bahwa dirinya terkonfirmasi Covid-19. Siswa kelas 4 di sebuah sekolah dasar di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten itu kemudian langsung dibawa ke Rumah Lawan Covid di Serpong.

Aisyah saat ini masih menjalani isolasi, kondisinya stabil dan sudah dapat beraktivitas kembali meski harus tetap ketat menjalankan protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan (3M). Dia juga sudah mulai menjalani pembelajaran jarak jauh lagi, meski menurutnya belajar via daring atau online tidak asyik.

"Bosan, tidak ada temannya," katanya ketika dihubungi oleh Antara.

Advertisement

Dia tidak mengalami kesulitan dalam proses belajar menggunakan ponsel, yang dilakukan setiap pukul 08.00 WIB sampai 09.00 WIB. Tapi diakui gadis yang memiliki hobi karate itu bahwa prosesnya terasa lebih berat karena belajar online membuat tugas yang diberikan lebih banyak.

Meski tidak merasakan tantangan berarti, namun ada satu perbedaan nyata dirasakannya. Tidak ada lagi orang yang menjadi sumber pemecah masalahnya ketika buntu dalam belajar.

"Biasanya sih sama mama. Sekarang nanyanya (sama) Google," ujar Aisyah.

Proses belajar sendiri tetap dilakukannya demi mencapai cita-citanya menjadi seorang dokter gigi. Dia menganggap dokter gigi profesi keren.

Meski sudah mulai aktif mengikuti proses belajar jarak jauh, Aisyah tetap harus mengikuti rutinitas bagi pasien terkonfirmasi Covid-19 yang harus menjaga kondisi imun tubuh.

Kesehariannya dimulai dari dengan salat setelah bangun tidur, keluar untuk berolahraga, mengonsumsi vitamin tiga kali sehari dan beristirahat.

Hal itu dia lakukan agar dapat pulih dan dapat keluar dari rumah isolasi, meski masih membawa duka karena kepergian ibunda.

Baca juga:
CSIS Sebut Partisipasi Pilkada di Tengah Pandemi Tinggi Akibat Kontestasi Ketat
Menimbang Wisma Atlet Hambalang Jadi Alternatif RSD Covid-19
Tes Corona Selain Menggunakan Swab Test di Filipina
1 Karyawan Terpapar Covid-19, Gerai KFC di D'Mall Depok Ditutup Sementara
Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Nyaris Tembus 1 Juta
Muncul Klaster Panti Asuhan di DKI, Wagub bilang 'Covid-19 Masuk ke Banyak Lini'

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.