LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Khofifah Ungkap Sederet Strategi Tekan Kemiskinan di Jawa Timur

Khofifah menegaskan, berbagai upaya yang dilakukan untuk percepatan pengentasan kemiskinan di Jatim juga buah kerja sama dengan banyak pihak.

2022-01-25 22:30:00
Khofifah Indar Parawansa
Advertisement

Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, angka kemiskinan Jatim terus menurun setiap tahunnya. Bahkan periode Maret hingga September 2021 penurunan angka kemiskinan di Jatim tertinggi di Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan angka kemiskinan di Jatim mencapai 313,13 ribu jiwa. Itu mengoreksi kemiskinan dari 4,57 juta jiwa (11,40 persen) menjadi 4,25 juta jiwa (10,59 persen). Itu berarti berhasil turun 0,81 persen.

Sementara provinsi lainnya dengan penurunan kemiskinan tertinggi di bawah Jatim yakni Jawa Barat sebesar 190,48 ribu jiwa, Jawa Tengah 175,74 ribu jiwa, dan Lampung 76,91 ribu jiwa,

Advertisement

Khofifah menegaskan, berbagai upaya yang dilakukan untuk percepatan pengentasan kemiskinan di Jatim juga buah kerja sama dengan banyak pihak.

"Jatim mengoptimalkan berbagai program perlindungan sosial dan berbagai bansos dari pemerintah pusat, kerja keras dari para Bupati, lembaga keuangan dan dunia usaha," kata Khofifah dalam keterangan tertulis, Selasa (25/1).

Khofifah juga menjalankan dengan ketat berbagai program untuk pengentasan kemiskinan, antara lain, Jatim Puspa, Desa Berdaya, Bantuan Lansung Tunai, Sertifikat Gratis (PTSL), Elektrifikasi, Santunan Kematian Covid-19, BPJS Ketenagakerjaan, paket sembako dan berbagai program Pemprov telah disalurkan.

Advertisement

“Alhamdulillah, semua berdampak positif terhadap percepatan pemulihan ekonomi dan penurunan kemiskinan,”

Program intervensi Jatim Puspa (Pemberdayaan Usaha Perempuan), misalnya, Khofifah mengalokasikan anggaran Rp15,6 miliar untuk stimulan modal usaha produktif senilai Rp2,5 juta per keluarga penerima manfaat.

Program tersebut menjangkau 5.294 KPM di 175 Desa pada 30 kabupaten/kota se-Jatim. Sedangkan, Desa Berdaya diberikan sebagai reward kepada desa yang telah mampu meningkatkan kapasitasnya menjadi Desa Mandiri. Masing-masing Desa Mandiri mendapatkan reward sebesar Rp 100 juta untuk 151 Desa Mandiri di 24 kabupaten dan Kota Batu.

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Jabar Akan Punya Kampung Inggris Seperti di Pare, Ridwan Kamil: Sangat Memungkinkan
Sidak ke Malang, Khofifah Dicurhati Ibu-ibu yang Sulit Mendapat Minyak Goreng
Buka Musda Demokrat Jatim, AHY Ungkap Rindu Ngopi dengan Gubernur Khofifah
Sederet Tokoh Perempuan di Kepengurusan PBNU, Ada Khofifah hingga Alissa Wahid
Airlangga Bertemu Khofifah Secara Tertutup, Bahas Pilpres 2024?

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.