LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Khofifah minta pemda di Jatim jamin ada beras di lokasi banjir

Kemensos juga telah mengirimkan pelbagai peralatan terkait kepentingan bencana ke pemerintahan provinsi Jatim.

2016-03-14 08:55:00
Banjir
Advertisement

Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa meminta pemerintah daerah di Jawa Timur memastikan adanya ketersediaan logistik di lokasi bencana banjir. Dia meminta ketersediaan itu terutama pada bahan makanan pokok.

"Masing-masing (Pemda) harus mulai mengenali kondisi, karena itu Beras Cadangan Pemerintah (BCP) telah disiapkan. Seyogyanya beras jangan sampai telat pada masyarakat, kecuali kalau akses jembatannya putus dan lain sebagainya," kata Khofifah Indar Parawansa di Malang, Minggu (13/3) malam.

Kementerian Sosial (Kemensos), kata Khofifah, meminta pemerintah daerah segera mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Darurat, jika memerlukan beras cadangan. Lewat SK itu bisa segera dikeluarkan 100 Ton dari beras cadangan yang disediakan.

"Kalau bupati atau wali kota mengeluarkan SK Darurat maka diperbolehkan menggunakan beras cadangan pemerintah sampai 100 ton. Kalau itu sudah terpakai, Gubernur bisa mengeluarkan SK Darurat untuk penggunaan beras sampai 200 ton. Kalau itu juga sudah terpakai semua, di atas itu jadi wewenang Mensos," ungkapnya.

Selain itu, Kemensos juga telah mengirimkan pelbagai peralatan terkait kepentingan bencana ke pemerintahan provinsi. Selanjutnya dinas provinsi yang akan mendistribusikan ke Pemerintahan Daerah.

"Masing-masing provinsi sudah mendapat kiriman buffer stock, tinggal Dinsos leluasa mengirimkan ke daerah-daerah yang terkena bencana alam maupun bencana sosial. Jadi delevery stock itu dari Dinsos, karena Kemensos sudah mengirimkannya ke Dinsos Propinsi," jelasnya.

Untuk diketahui, intensitas curah hujan masih tinggi di sejumlah daerah di Jawa Timur. Beberapa wilayah berpotensi terjadinya banjir dan longsor. Salah satunya terjadi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Wilayah itu tengah terendam banjir sejak Sabtu (12/3) lalu.

Sejumlah kecamatan di wilayah itu, seperti Jombang Kota, Perak, Tembelang dan Mojoagung terendam. Banjir tersebut juga berdampak terendamnya tanaman di Kecamatan Bandarkedungmulyo.(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.