LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Khofifah Bertemu Lukas Enembe dan Dominggus Mandacan Bahas Mahasiswa Papua

Terkait insiden mahasiswa Papua di Surabaya, Khofifah sudah menyampaikan permohonan maaf. Andai kata memang kehadirannya juga dibutuhkan di Papua dan Papua Barat, dia mengaku siap terbang ke sana.

2019-08-20 11:14:23
Papua
Advertisement

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, akan bertemu dengan Gubernur Papua Lukas Enembe, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, dan Pelaksana Tugas Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik. Pertemuan ini membahas sejumlah hal berkaitan dengan insiden dialami mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya.

Buntut persoalan tersebut, terjadi unjuk rasa di Papua dan Papua Barat. Bahkan di Papua Barat, massa sampai membakar gedung DPRD.

"Pertemuan dengan Gubernur Papua dan Papua Barat akan diatur Mendagri (Kemendagri) Plt. Dirjen Otda jam 13.00 akan ke Grahadi (Gedung Grahadi Surabaya). Jam 16.00 Pak Lenis juga ke Grahadi," kata Khofifah kepada Liputan6.com, Selasa (20/8).

Advertisement

Dia menegaskan, pertemuan ini sebagai bentuk berkoordinasi antar pimpinan daerah. Sehingga titik permasalahan dapat diselesaikan.

Terkait insiden mahasiswa Papua di Surabaya, Khofifah sudah menyampaikan permohonan maaf. Andai kata memang kehadirannya juga dibutuhkan di Papua dan Papua Barat, dia mengaku siap terbang ke sana.

"Saya siap dengan suka cita ke Papua. Ikut arahan Pak Mendagri," tegas Khofifah.

Advertisement

Sebelumnya, Khofifah meminta maaf atas insiden mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur hingga berbuntut panjang dengan ada aksi Jayapura, Papua dan Manokwari, Papua Barat.

Khofifah menyampaikan, ada informasi yang terkonfirmasi dari sejumlah elemen masyarakat, yang kemudian menimbulkan sensitivitas termasuk kalimat-kalimat yang kurang sepantasnya itu terucap.

"Saya ingin menyampaikan bahwa itu sifatnya personal, itu tidak mewakili suara masyarakat Jawa Timur," tutur Khofifah, Senin (19/8).

"Oleh karena itu saya ingin menyampaikan permohonan maaf atas nama masyarakat Jawa Timur. Sekali lagi itu tidak mewakili masyarakat Jawa Timur," Khofifah menambahkan.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Rajutan Pesan Damai Para Tokoh untuk Papua
Kronologi Lapas Sorong Dibakar dan 258 Narapidana Kabur Buntut Kerusuhan di Papua
Usai Bentrok dengan Warga, Aktivitas Mahasiswa Papua di Makassar Kembali Normal
Lapas Sorong Dibakar saat Kerusuhan di Papua Barat, 258 Narapidana Kabur
Tangkal Hoaks, Khofifah, Kapolda Jatim dan Warga Papua di Surabaya Duduk Bareng
Rusuh di Manokwari, Tokoh Masyarakat Papua Jabodetabek Temui Kapolda Metro Jaya
Polri Pastikan Situasi Papua dan Papua Barat Malam Ini Sudah Kondusif

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.