LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

KGPAA Mangkunegara X Jaga Warisan Budaya dengan Konsep Kekinian

Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo mengatakan generasi muda bisa menjadi kunci pelestarian budaya. Merawat budaya tidak hanya tugas generasi tua, namun juga tanggung jawab milenial.

2022-12-22 14:45:47
KILAS
Advertisement

Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo mengatakan generasi muda bisa menjadi kunci pelestarian budaya. Merawat budaya tidak hanya tugas generasi tua, namun juga tanggung jawab milenial.

"Kalau bukan anak muda, lalu siapa lagi yang bisa meneruskan kebudayaan Indonesia. Budaya yang memang sudah diwariskan dari turun temurun tentu harus terus dilanjutkan. Bukan berarti anak muda tidak bisa berkiprah di kancah budaya, justru anak muda menjadi kunci dari pelestarian budaya," kata Bhre kepada wartawan, Kamis (22/12).

Dia melanjutkan, meski Mangkunegaran tidak lepas dari warisan leluhur, namun KGPAA Mangkunegara X memiliki misi untuk membuatnya terus bertumbuh dan relevan terhadap perkembangan zaman.

Advertisement

"Tanpa mengurangi eksklusivitas, tapi kami di Mangkunegaran ingin menjadi wadah yang inklusif bagi siapapun masyarakat untuk melestarikan budaya Indonesia, khususnya budaya Jawa," tambahnya.

Menurut dia, salah satu cara menjadikan Mangkunegaran tetap menjadi pusat budaya Jawa sekaligus menjadi wadah yang nyaman bagi kelompok milenial melestarikan budaya, maka Mangkunegaran perlu berbenah.

Lulusan sarjana hukum Universitas Indonesia itu menegaskan, langkah memodernisasi Mangkunegaran bukan lantas mengubah keistimewaannya. Justru dengan perkembangan zaman modern saat ini, Mangkunegaran harus tetap bisa beradaptasi tanpa mengurangi keagungan peninggalan leluhur.

Advertisement

"Hal ini juga menjadi bagian dari tugas kami sebagai pusat budaya di Mangkunegaran, untuk bisa memperkenalkan dan mengembangkan kebudayaan dengan cara yang relevan dengan perkembangan zaman," ujarnya.

Salah satu bentuk revitalisasi yang dilakukan adalah revitalisasi penataan pencahayaan dan sistem kelistrikan modern Pura Mangkunegaran, yang sudah berusia ratusan tahun.

Selain itu, untuk menjawab tantangan zaman, Pura Mangkunegaran sekaligus memakai Renewable Energy Certificated (REC) dari PLN. Hal ini menjadikan Mangkunegaran sebagai cagar budaya pertama yang menggunakan listrik EBT melalui REC PLN.

"Kami sangat mengapresiasi dukungan dari PLN dan juga pihak terkait dalam proyek revitalisasi dan penyediaan energi bersih melalui REC ini, yang akan menghidupkan Pura Mangkunegaran menjadi lebih aktif, lebih produktif dan hijau secara menyeluruh baik untuk pariwisata maupun kegiatan kebudayaan," pungkas pria kelahiran 1997 tersebut.

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.