LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ketua Umum PBNU beritahu Jokowi 514 WNI berangkat ke Irak & Suriah

Negara-negara Islam meminta Presiden Jokowi agar Indonesia berada di garis paling depan dalam melawan ISIS.

2015-02-26 15:39:16
Ekstremis ISIS
Advertisement

Pengurus Besar Nahdatul Ulama Kiai Said Akil Siradj mengatakan sebanyak 514 WNI terbang ke Irak dan Suriah. Said belum mengetahui apakah keberangkatan 514 WNI ke Irak-Suriah itu terkait kelompok ISIS.

"Sekitar 514 orang (yang terbang ke Irak-Suriah)," ujar Said, di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/2).

Said menyampaikan data tersebut kepada Presiden Jokowi di Istana Bogor. Menurut Said, negara-negara Islam meminta Presiden Jokowi agar Indonesia berada di garis paling depan dalam melawan ISIS dan gerakan radikal.

"ISIS itu lebih berhasil efektif merusak Islam daripada non muslim. Ya iyakan, Islam jadi tercoreng," ujarnya.

Said menegaskan, PBNU selalu menentang aksi radikal mengatasnamakan Islam. "Kita tegas dari dulu bahwa NU tegas antiradikalisme. Siapapun yang menggunakan kekerasan atas nama agama Islam salah. Wallahi, demi Allah, salah!" tegas Said.

Said menambahkan, dalam muktamar ke-33 yang akan digelar pada 1-5 Agustus mendatang di Jombang, Jawa Timur, PBNU mengusung tema 'Mengokohkan kembali peradaban Islam sebagai pondasi keberlangsungan NKRI'. Menurutnya, tema ini diusung untuk mengajarkan Islam yang beradab bukan Islam yang meneror masyarakat.

"Jadi islam yang berbudaya, yang beradab, bukan Islam yang Allahu Akbar! (teror)," ujarnya.

Said menambahkan, Presiden Jokowi menyambut baik diadakannya muktamar NU ke-33. Secara khusus Jokowi berpesan agar pola pikir NU bisa disuarakan di dunia internasional.

"(Jokowi) mendoakan muktamar sukses dan berhasil, keputusan-keputusannya bermanfaat untuk bangsa dan umat Islam pada khususnya. Bahkan bukan hanya itu, bagaimana caranya pola pikir NU itu bisa disebarkan di seluruh dunia," kata Said.

Said melanjutkan, Presiden Jokowi berharap NU menjadi benteng Islam yang moderat, ramah dan santun. "Harapan beliau, NU lah yang bisa menjadi benteng Islam yang moderat, Islam yang ramah dan santun," tuturnya.

Baca juga:
Jelang Muktamar ke-33, pengurus PBNU temui Jokowi di Istana Bogor
PBNU bakal gelar Muktamar NU ke 33 di Jombang
Muktamar NU di Jombang libatkan tukang ojek, pengayuh becak dan PKL

Berita lainnya:
Perempuan Indonesia hilang di Pakistan, diduga diculik ISIS
ISIS buka sekolah berbahasa Inggris di Suriah
Ini masjid di Palestina yang dibakar dan dicoret gambar Bintang Daud
Saudi izinkan jet tempur Israel melintas buat gempur Iran
Pasang balon mirip ISIS, polisi gerebek pesta ulang tahun di Swedia

Advertisement
(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.