Ketua MPR minta Gafatar ditindak tegas, tangkap ketuanya
"Bagaimana masyarakat tidak bertindak kalau ada anggota keluarga hilang," kata Zulkifli.
Kasus perusakan rumah yang dilakukan warga masyarakat Mempawah, Kalimantan Barat di pemukiman warga mengaku eks ormas Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), di Desa Antibar, Mempawah terjadi pada Senin (18/1) lalu. Warga mendesak sekitar 700 warga eks Gafatar meninggalkan Mempawah.
Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan aksi warga tidak dapat disalahkan. Hal itu sebagai akibat dari memuncaknya kemarahan warga terkait hilangnya anggota keluarga mereka yang diduga kuat ikut Gafatar.
"Bagaimana masyarakat tidak bertindak kalau ada anggota keluarga hilang," kata Zulkifli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1).
Dia mengatakan sebaiknya kelompok Gafatar diberi tindakan tegas jika terbukti meresahkan.
"Ya itu kalau sudah meresahkan ya beri tindakan. Larang, tindak dan tangkap ketua. Nanti baru di pengadilan," tegas dia.
Dia menambahkan, tindakan tegas aparat penegak hukum harus dilakukan agar tidak lagi terulang kejadian yang sama yakni adanya tindakan masyarakat itu sendiri.
"Kalau tidak begitu nanti masyarakat bertindak," pungkas dia.(mdk/dan)