LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ketua MPR dukung penuh permintaan Polri naik gaji seperti TNI

"Tapi sabar dulu. Karena kalau belum ada uangnya, masak mau dipaksa?" kata Zulkifli.

2015-06-05 15:03:39
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan
Advertisement

Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti menyatakan keinginannya agar pemerintah menaikkan tunjangan Polri. Badrodin meminta kenaikan tunjangan ini setidaknya disamakan dengan yang terjadi pada TNI.

Menanggapi hal itu, Ketua MPR Zulkifli Hasan mengaku mendukung keinginan Polri untuk naik gaji. "Bagus, kita dukung," ujar Zulkifli singkat saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (5/6).

Namun Zulkifli yang juga ketua umum PAN ini ogah komentar ketika ditanya apakah Polri layak naik gaji jika dilihat dari capaian selama ini. Terlebih, banyak pandangan miring kepada Polri, karena banyaknya anggota yang kerap terlibat korupsi, penyalahgunaan wewenang dan arogan.

Dia hanya meminta agar Polri bersabar dengan permintaan kenaikan gaji ini. Sebab, lanjut dia, pemerintah harus melihat kondisi keuangan lebih dahulu sebelum merealisasikannya.

"Tapi sabar dulu. Karena kalau belum ada uangnya, masak mau dipaksa? tapi kalau ada uangnya, saya setuju," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, saat ini tunjangan kinerja polri sebesar 36 persen dari gaji pokok. Karena itu, Badrodin berharap pemerintah bersedia menaikkan tunjangan kinerja polri hingga 60 persen dari gaji pokok. Besaran ini didasari oleh besaran tunjangan kinerja yang diperoleh anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).

"Kan sama dengan TNI. TNI kan tunjangan kinerjanya dinaikkan 54-60 persen. Nah kita juga mengajukan hal yang sama," kata Badrodin di kantor wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (4/6).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah mengumumkan kenaikan tunjangan bagi seluruh prajurit TNI hingga 60 persen terhitung mulai bulan Mei 2015. Hal tersebut diungkap Jokowi dalam pidatonya usai pengangkatan Presiden sebagai warga kehormatan TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Kamis (16/4).

Menurutnya, stabilitas politik dan keamanan yang baik akan menopang rencana pembangunan di bidang ekonomi selama lima tahun ke depan. Stabilitas tersebut salah satunya ditopang oleh TNI.(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.