Ketua KPU Sebut Kotak Suara Kardus 100 Persen Siap Didistribusikan
Ketua KPU Sebut Kotak Suara Berbahan Kardus 100 Persen Siap Didistribusikan. Arief pun menegaskan, pihaknya sudah siap dalam menjalani Pemilu 2019 mendatang. Kotak suara berbahan kardus ini akan diganti apabila memang dalam keadaan rusak.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengaku, pihaknya sudah siap 100 persen untuk mendistribusikan kotak suara kardus ke setiap daerah. Kotak suara dari kardus ini sendiri sampai saat ini masih menjadi sebuah polemik.
"Sudah siap, tadi saya sudah presentasikan, produksi kardus (kotak suara) sudah 100 persen, distribusi sudah 100 persen jadi sudah selesai semua, untuk bilik itu sebenarnya beberapa hari yang lalu 98,8 persen, kemungkinan bikin sudah diproduksi 100 persen hari ini, tentu kita sudah siap," kata Arief di KPU, Jakarta Pusat, Selasa (18/12).
"Kalau banjir itu bisa terjadi di mana-mana, bencana alam itu enggak ada orang yang bisa mempertimbangkan, tiba-tiba Jakarta gempa masa saya salahkan, kok gempanya di Jakarta harusnya di pinggiran, ya enggak dong, enggak bisa milih gempanya di mana," sambungnya.
Arief pun menegaskan, pihaknya sudah siap dalam menjalani Pemilu 2019 mendatang. Kotak suara berbahan kardus ini akan diganti apabila memang dalam keadaan rusak.
"Saya tegaskan pokoknya itu sudah mempertimbangkan banyak hal, ini pilihan kita," tegasnya.
Salah satu yang menjadi bahan pertimbangan pihaknya dalam melaksanakan Pemilu 2019. Karena ingin menghemat anggaran. "Macam-macam (pertimbangan) lah, yah penghematan anggaran, kemudahan distribusi, kemudahan menyimpan, kemudahan merakit untuk bongkar. Dan yang paling penting ramah lingkungan," jelasnya.
Ia pun mengaku sudah sangat mempertimbangkan dalam memilih bahan yang untuk dijadikan menjadi kotak suara. Menurutnya, selama pemilu berlangsung tak ada masyarakat yang melakukan perusakan kotak suara.
"Pemilu kita sudah bertahun tahun, enggak ada yang nyobek kotak suaranya. Sudah saya perhitungkan semuanya, makanya saya pilih itu, kamu pikir ketika saya milih itu enggak memperhitungkan banyak hal," terangnya.
Arief pun mempertegas kembali, jika dalam pemilihan bahan untuk kotak suara bukan karena keberpihakan ke salah satu peserta pemilu.
"Loh berpihak kemana, memutuskan menggunakan kotak suara karton kedap air itu sebelum kami menetapkan peserta pemilu, apanya yang mempertimbangkan, enggak ada, kita mempertimbangkan betul tentang efektivitas baik dalam produksi maupun distribusi, penyimpanan, perakitan, untuk penggunaan kotak itu," tandasnya.
Baca juga:
Fakta-Fakta di Balik Munculnya Kotak Suara Berbahan Kardus
Kubu Jokowi Sebut Penggunaan Kotak Suara Kardus Berpotensi Kecurangan
PPP Heran Partai Masih Ribut Soal Kotak Suara Kardus
Persoalkan Kotak Suara Kardus, Gerindra Dinilai PDIP Mulai Mempersiapkan Alasan Kalah
KPU Jamin Kotak Suara Berbahan Karton Kuat dan Aman
Kotak Suara Kardus Disetujui DPR, PPP Ajak Semua Pihak Tak Berburuk Sangka