Ketua DPRD DKI pikir-pikir setujui program Anies-Sandi jika menang
Ketua DPRD DKI pikir-pikir setujui program Anies-Sandi jika menang. "Fungsi saya, fungsi pengawasan, akan saya pakai. Masuk di akal apa enggak, itu aja. Ya kalau sedang kampanye, apa aja kan bisa ngomong bos," kata Presetio Edi Marsudi.
Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan, menawarkan program uang muka atau down payment (DP) 0 persen atau 0 rupiah jika terpilih. Seandainya program itu dijalankan, diperkirakan memakan anggaran APBD DKI Jakarta senilai Rp 67,6 triliun.
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi mengatakan, belum tentu akan menyetujui program yang direncanakan Anies-Sandi bila pasangan itu mengungguli Ahok-Djarot di pilkada DKI nanti.
"Kalau soal anggaran, akan kita lihat ini program masuk akal atau tidak. Fungsi saya, fungsi pengawasan, akan saya pakai. Masuk di akal apa enggak, itu aja. Ya kalau sedang kampanye, apa aja kan bisa ngomong bos," kata pria yang akrab disapa Pras itu saat dihubungi di Jakarta, Jumat (31/3).
Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot ini tidak mempermasalahkan jika empat pimpinan dewan lainnya menyetujui program tersebut. Sebab, dia menegaskan, dirinya hanya menjalankan fungsi pengawasan sebagai legislatif dalam pembahasan anggaran.
"Gak apa-apa yang penting kan saya teguh beriman," tutup Prasetio.
Baca juga:
Fraksi PKS DKI dukung komitmen Anies-Sandi untuk buruh dan pekerja
Dua program unggulan Anies-Sandi yang dikritik telak Djarot
Pesan pengasuh Ponpes Attauhidiyah Tegal untuk Anies Baswedan
Sidang etik KPU DKI akan undang Ahok-Djarot dan Anies-Sandiaga
Pengakuan kubu Ahok beri duit Rp 3 juta buat KPU & Bawaslu DKI
Megawati ajari Ahok bahasa Jawa dan pesan agar tidak cerewet
Ketua RT dan RW se-DKI dilarang ajak warga jadi pendukung paslon