LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ketua DPR Puan Maharani: Api Sumpah Pemuda Tidak Boleh Padam

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta para generasi muda tidak berhenti bicara kebhinekaan dan persatuan. Puan mengajak para pemuda menjadikan spirit bertanah air, berbangsa dan berbahasa satu Indonesia, yang digelorakan para pemuda nusantara 93 tahun lalu.

2021-10-28 10:47:55
Sumpah Pemuda
Advertisement

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta para generasi muda tidak berhenti bicara kebhinekaan dan persatuan. Semangat yang pertama kali dicetuskan dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Puan mengajak para pemuda menjadikan spirit bertanah air, berbangsa dan berbahasa satu Indonesia, yang digelorakan para pemuda nusantara 93 tahun lalu.

"Spirit api Sumpah Pemuda tidak boleh padam, bahkan tidak boleh meredup sedikit pun. Untuk itu, generasi muda penerus masa depan bangsa, jangan pernah bosan untuk berbicara tentang kebinekaan dan persatuan," ujar Puan dalam momen peringatan 93 Tahun Sumpah Pemuda, Kamis (28/10).

Puan menuturkan, ketika bangsa berhenti bicara kebhinekaan maka akan timbul tunas perpecahan. "Sebaliknya saat kita terus merawat persatuan, maka Indonesia bisa akan terus maju," tambah Puan.

Advertisement

Ketua DPP PDIP ini menuturkan, keberagaman di Indonesia merupakan sumber kekuatan dan persatuan, bukan perpecahan.

"Kebinekaan di Indonesia kita lihat sebagai berkah, bukan sumber sumpah serapah," ucapnya.

DPR sebagai representasi keterwakilan rakyat akan jeli melihat tantangan dalam upaya merawat persatuan Indonesia. DPR menjadi penjaga semangat nasionalisme dan persatuan.

Advertisement

"DPR akan menjadi garda utama penjaga api semangat nasionalisme dan persatuan, dengan terus konsisten menyuarakan aspirasi-aspirasi rakyat dari Sabang sampai Merauke," ujar Puan.

"Sebab seperti kata Bung Karno, bahwa sejak awal kita ingin mendirikan suatu negara semua buat semua. Bukan buat satu orang, bukan buat satu golongan, baik golongan bangsawan, maupun golongan yang kaya, tetapi semua buat semua. Kita mendirikan satu negara kebangsaan Indonesia," pungkas cucu sang proklamator tersebut.

Baca juga:
Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda
Jokowi di Hari Sumpah Pemuda: Persatuan Dalam Kemajemukan Modal Menghadapi Tantangan
Adakan Pentas Musik, Begini Cara Kreatif Keraton Jogja Rayakan Hari Sumpah Pemuda
Jelang Sumpah Pemuda, PDIP Sebut Disrupsi Akibat Covid-19 Diatasi dengan Pancasila
60 Kata-Kata Motivasi dari Ir Soekarno, Kobarkan Semangat di Hari Sumpah Pemuda
50 Ucapan Selamat Hari Sumpah Pemuda, Bangkitkan Persatuan Generasi Muda

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.