LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ketua DPR: Jangan Sampai Setiap Penggusuran Dilakukan Semena-Mena

Ketua DPR: Jangan Sampai Setiap Penggusuran Dilakukan Semena-Mena.

2019-12-13 21:39:25
Penggusuran
Advertisement

Ketua DPR Puan Maharani menyayangkan penggusuran di Tamansari, Bandung yang diwarnai kericuhan. Sebab proses tersebut, dalam pandangan dia, dapat berjalan damai dan mengedepankan musyawarah.

"Kenapa hal yang bisa terjadi secara musyawarah mufakat itu tidak bisa dilakukan malah justru berakhir dengan kericuhan," kata dia, di Jakarta, Jumat (13/12).

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) ini pun mengharapkan kegiatan penggusuran harus dijalankan proses yang baik. "Jangan sampai setiap penggusuran itu merugikan masyarakat kemudian dilakukan secara semena-mena," ungkapnya.

Advertisement

Dia mengatakan, harus melihat lebih dalam lagi terkait masalah tersebut. Dengan begitu dapat mengetahui akar permasalahannya. "Karenanya harus ada pertimbangan-pertimbangan yang mengaitkan apakah ini tidak bisa dilakukan secara musyawarah atau ini memang terjadi hal-hal provokasi dan lain-lain," ujarnya.

"Jadi nanti saya akan lihat lagi sebenarnya permasalahannya yang ada di situ apa," imbuh Puan.

Diketahui, Pemerintah Kota Bandung mengeksekusi bangunan di kawasan RW 11, Kelurahan Tamansari. Penggusuran dilakukan sebagai langkah penertiban aset lahan untuk melanjutkan proyek pembangunan rumah deret. Proses penggusuran mendapat penolakan dari warga. Warga menilai status hukum lahan masih berproses di pengadilan.

Advertisement

Dari pantauan, suasana panas sudah dimulai saat ratusan anggota Satpol PP dari Pemerintah Kota Bandung dibantu anggota Polisi dan TNI mendatangi lokasi. Akses masuk menuju kawasan pemukiman ditutup. Petugas dan perwakilan warga sempat melakukan dialog

Pihak warga meminta pemerintah menunda penggusuran karena mereka belum memiliki tempat tinggal pengganti. Sedangkan Satpol PP menggunakan argumen menjalankan perintah dari atasan.

Akhirnya, Satpol PP memasuki kawasan warga. Beberapa bangunan dirobohkan dengan alat berat. Resistensi warga terhadap pembongkaran bangunan mendapat bantuan dari kelompok pemuda dengan atribut serba hitam.

Di tengah proses pembongkaran, banyak warga yang berteriak meminta penggusuran tidak dilakukan. "Tidak punya hati kalian," teriak salah seorang warga.

Di titik lain, anggota Satpol PP dan sejumlah pemuda terlibat bentrok. Beberapa di antara mereka terlihat melemparkan benda di antara kerumunan. Polisi mengamankan sejumlah orang untuk dimintai keterangan ke Mapolrestabes Bandung.

Baca juga:
Ridwan Kamil Sebut Proyek Rumah Deret Tamansari Pro Rakyat Kecil
Warga Tamansari Bandung Bertahan dan Melawan meski Terkatung
Komnas HAM Kecewa Penggusuran di Tamansari Ricuh
Wali Kota Bandung akan Beri Kompensasi Rp 26 Juta untuk Warga Tamansari
Polisi Amankan 25 Orang dari Tamansari Bandung, 2 Diduga Pakai Narkoba

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.