Ketua DPD RI wacanakan kembali pemindahan Ibukota ke Kalimantan
"Kalau Ibu kota pindah maka percepatan pembangunan di daerah timur bisa terjadi," ungkap Irman Gusman.
Ketua DPD RI, Irman Gusman kembali membuka wacana pemindahan Ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan. Menurutnya kondisi Jakarta kini sudah tidak lagi layak untuk pelaksanaan Good Goverment.
Hal tersebut diungkapkan Irman seusai peletakan batu pertama pembangunan gedung DPD RI di Yogyakarta, Kamis (11/6).
"DPD sejak awal punya semangat seperti yang disampaikan Bung Karno tahun 60 an, visioner, melihat kondisi sekarang, Jakarta sudah tidak layak, pusat bisnis dan pemerintahan memang seharusnya dipisah," katanya pada wartawan.
Selain itu, pemindahan Ibu kota ini ke wilayah Indonesia bagian timur memaksa pembangunan yang merata di seluruh Indonesia, khususnya Indonesia bagian timur yang selama ini tertinggal dalam pembangunan.
"Orientasi pembangunan kita ini berpusat di Jawa, padahal Jawa ini hanya sebagian saja, kalau dibandingkan yang lain tentu lebih luas yang lain. Kalau Ibu kota pindah maka percepatan pembangunan di daerah timur bisa terjadi," ungkapnya.
Meski demikian dia mengakui jika perpindahan tersebut tidak akan langsung menimbulkan dampak yang baik. Namun dalam jangka panjang hal tersebut akan membuah hasil yang baik.
"1 tahun nggak terasa, 10 tahun juga belum, 25 tahun kemudian mungkin baru akan bisa kita rasakan dampaknya. Karena itu harus dicicil sejak hari ini," tandasnya.
(mdk/hhw)