LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ketua BPOM sebut pelabuhan sebagai jalur masuk bahan pil PPC

Dia mengungkapkan, pihaknya juga perlu duduk bersama dengan Kementerian Kesehatan. Sebab ada beberapa regulasi yang perlu disamakan. Tujuannya agar BPOM dapat bekerja lebih maksimal.

2017-09-18 20:25:01
Pil PCC
Advertisement

Ketua Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito mengatakan, harus ada kerja sama dari sejumlah pihak untuk mencegah obat-obat ilegal masuk. Tujuannya agar akses keluar masuknya bahan-bahan ilegal itu, baik melalui darat, udara bahkan air dapat mudah diatasi.

Penny mengatakan, kerja sama pengawasan ini seharusnya dilakukan bersama dengan Kementerian Perhubungan dan Bea Cukai. Sebab bahan dari pil PPC yang saat ini sedang beredar dikabarkan masuk melalui pelabuhan-pelabuhan di Indonesia.

"Kami juga membutuhkan dukungan dari Bea Cukai dan Kementerian Perhubungan, karena kan ada juga pelabuhan-pelabuhan itu dengan masuknya bahan baku, itu mulai dari situ," katanya di Gedung C Aula BPOM, Jakarta, Senin (18/9).

Dia mengungkapkan, pihaknya juga perlu duduk bersama dengan Kementerian Kesehatan. Sebab ada beberapa regulasi yang perlu disamakan. Tujuannya agar BPOM dapat bekerja lebih maksimal.

"Untuk Kemenkes kami butuhkan duduk bersama karena banyak regulasi yang harus diberikan kepada Badan POM. Sehingga Badan POM bisa bekerja dengan optimum," jelasnya.

Penny menambahkan, pihaknya membutuhkan semua data yang dimiliki Kemenkes untuk dapat melakukan pencegahan. Dia menilai, tanpa data tersebut BPOM seperti tak bertarik dalam mencegah peredaran bahan-bahan ilegal.

"Tanpa regulasi tersebut Badan POM tidak bergigi kalau tanpa data dan informasi yang lengkap. Data dan informasi harus dikendalikan oleh Badan POM," tutupnya.(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.