LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ketimbang konvoi takbiran, Doni pilih jajakan uang buat baju lebaran

"Sekalian bantu kakak yang juga nawarin penukaran uang di sini (pinggir jalan). Kalau dapat bisa buat jajan," tuturnya.

2016-07-06 03:30:00
Lebaran 2016
Advertisement

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1437 H, malam takbiran anak-anak remaja kebanyakan merayakan dengan berkeliling kampung dengan menabuh bedug sambil takbir. Namun tidak dengan Doni (16), remaja asal Sumatera ini merayakan malam takbiran dengan menjajakan jasa penukaran uang di pinggir jalan di sebuah sudut Kota Jakarta.

Dengan bermodal lembaran uang pecahan Rp 2.000-Rp 20.000 di tangannya, Doni bersemangat menawarkan jasa penukaran uang ke pada para pengguna jalan yang melintas. Tangannya sesekali melambaikan uang tersebut, berharap pengguna jalan mau berhenti dan menukarkan uangnya.

"Dari sore sampe malam ini saya berdiri menawarkan penukaran uang ke pengendara yang melintas. Ya capek juga sih, pegal tangan dan kaki," kata Doni saat ditemui merdeka.com di Jalan Raya Cakung, Jakarta Timur, Selasa (5/7) malam.

Doni mengaku lebih tertarik mencari penghasilan tambahan pada malam takbiran untuk menambah uang jajan ketimbang konvoi keliling Jakarta.

"Sekalian bantu kakak yang juga nawarin penukaran uang di sini (pinggir jalan). Kalau dapat bisa buat jajan," tuturnya.

Bocah yang baru duduk di Sekolah Menengah Atas (SMA) ini mengaku tidak gengsi bekerja sampingan menjajakan penukaran uang jelang Lebaran. Dia tidak malu walaupun usia sebayanya banyak yang keliling merayakan malam takbir.

"Enggak malu. Cuma pegal aja dari tadi berdiri," ucapnya.

Dia lebih khawatir jika uang yang dijajakan itu dicuri atau dirampas oleh orang jahat, karena pekerjaannya itu penuh dengan risiko. Hal itu disebabkan oleh kejadian yang menimpa temannya sesama jasa penukar uang, yang menjadi korban saat menjajakan penukaran uang dirampas habis tak tersisa.

"Tadi ada kawan saya yang uangnya diambil dan dibawa kabur. Saya takut kayak gitu, apalagi ini malam hari," bebernya.

Lebih jauh Doni berharap di malam takbiran ini bisa meraup untung dari jasa penukaran uang tersebut. Sehingga bisa beli baju baru buat Lebaran.

"Kalau untung lebih, bisa buat beli baju baru," katanya singkat.

Doni mengaku Lebaran kali ini tidak bisa pulang kampung ke Sumatera, lantaran belum cukup uang sehingga harus berlebaran di Jakarta.

"Enggak pulang kampung. Lebaran di sini aja (Jakarta)," tutup Doni.(mdk/sho)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.