Ketika ibu hamil semringah perutnya dielus Iriana Jokowi & didoakan
Ketika ibu hamil semringah perutnya dielus Iriana Jokowi & didoakan. Blusukan Iriana ke sejumlah didampingi Istri Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla dan Istri dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Veronika Tan. "Semoga sehat, anaknya pinter," kata Iriana.
Di sela-sela kunjungannya ke Puskesmas Kecamatan Senen, Jalan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Ibu Negara Iriana Joko Widodo memberikan sentuhan hangat kepada salah satu ibu hamil. Ibu hamil yang berdomisili di Kecamatan Senen itu hadir untuk memeriksa kesehatan alat reproduksi.
"Berapa bulan buk," tanya Iriana sembari mengelus perut ibu hamil, Selasa (11/10).
Wajah wanita berdaster cokelat itu langsung semringah. Dia tak henti-hentinya tersenyum. "Delapan bulan," jawabnya.
Sebelum bergegas meninggalkan Puskesmas Kecamatan Senen, Iriana berharap ibu hamil yang baru ditemuinya selalu sehat. Wanita kelahiran Surakarta, 1 Oktober1963 ini juga mendoakan kelak anak yang dilahirkan menjadi pintar.
"Semoga sehat, anaknya pinter," kata Iriana.
Blusukan Iriana ke sejumlah puskesmas terkait kampanye 'Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Pada Perempuan (IVA Test)'. Iriana didampingi Istri Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla dan Istri dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Veronika Tan.
Sebelum meninjau Puskesmas Kecamatan Senen, Iriana sudah meninjau dua puskesmas lain yaitu Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo, Jalan Kalisari Raya, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur dan Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu, Jalan Kebagusan Raya, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Baca juga:
Tinjau puskesmas Tambora, Iriana Jokowi bagikan buku dan kain batik
Istri Jokowi minta petugas jemput bola periksa kanker serviks
Iriana Jokowi sosialisasi pencegahan kanker rahim di puskesmas
Ditemani istri JK & Ahok, Iriana Jokowi cek puskesmas di Pasar Rebo
Iriana Jokowi dan Megawati hadiri ngunduh mantu anak Wali Kota Solo
Tiru ibu negara, Arumi Bachsin tak takut kulit hitam karena blusukan
Saat Iriana Jokowi kehilangan teks pidato