Ketahuan mencuri, ABG disiksa warga hingga tewas
Dalam kondisi tidak berdaya Bima diikat oleh warga di tiang listrik perempatan masuk Desa Mbrengkel.
Seorang anak baru gede (ABG), Bima (16) ketahuan mencuri dompet berisi uang Rp 25 ribu di sebuah toko di Kawasan Dusun Mbrengkel, Desa Salaman, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jateng. Bima pun tewas dihakimi massa.
Selain dihakimi warga Dusun Mbrengkel, Desa Salaman, Kecamatan Salaman setelah tertangkap tangan dan dihajar, Bima juga sempat diikat di tiang listrik di perempatan yang tak jauh dari kawasan toko klontong itu.
Dari hasil informasi yang dihimpun merdeka.com, Minggu (5/8) awal mula aksi pencurian terjadi di toko kelontong itu sekitar pukul 15.00 WIB. Pelaku Bima melakukan aksi pencurian mengambil dompet yang hanya berisi uang Rp 25 ribu itu terlihat oleh sang pemilik toko.
"Sang pemilik toko langsung meneriaki maling dan Bima berlari dan akhirnya tertangkap tangan oleh warga. Bima langsung dipukuli, ditendang dan dihajar oleh puluhan warga," ungkap Adhi (29) salah seorang tetangga Bima saat dihubungi merdeka.com, Minggu (5/8).
Tidak hanya berhenti sampai di situ, dalam kondisi tidak berdaya Bima diikat oleh warga di tiang listrik perempatan masuk Desa Mbrengkel. Setiap ada warga sekitar toko yang lewat langsung berhenti untuk memberikan bogem mentahnya ke bocah yang masih di bawah umur itu.
Akhirnya, sampai sekitar pukul 17.00 WIB dalam kondisi kritis dengan penuh luka Bima dilarikan ke Puskesmas Salaman. Namun, upaya tim medis untuk menyelamatkan nyawa Bima tidak berhasil dan akhirnya sekitar pukul 20.00 WIB Bima mengembuskan nafas terakhir.
Polisi begitu mendapatkan laporan, langsung mendatangi TKP kejadian dan membawa jenasah Bima di Puskesmas Salaman. Setelah melakukan identifikasi sementara, petugas Registrasi dan identifikasi (Regident) Polres Magelang melarikan jenasah Bima ke RSU Prof Dr Sardjito Yogyakarta untuk menjalani otopsi.(mdk/hhw)