Kesembuhan Covid-19 di Banyuwangi Capai 78,5 Persen
Pasien sembuh Corona (Covid 19) di Kabupaten Banyuwangi bertambah 8 orang sehingga total kini ada 77 pasien sembuh dari 98 kasus konfirmasi.
Pasien sembuh Corona (Covid 19) di Kabupaten Banyuwangi bertambah 8 orang sehingga total kini ada 77 pasien sembuh dari 98 kasus konfirmasi.
Dari jumlah tersebut, tingkat kesembuhan Covid-19 di Banyuwangi mencapai 78,5 persen. Sementara total pasien yang masih dirawat sebanyak 17 orang, dan 4 orang meninggal.
"Alhamdulillah, jumlah pasien yang sembuh terus bertambah, terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang terus bekerja mendampingi pasien. Juga terima kasih kepada pasien yang terus disiplin mematuhi instruksi dokter dan perawat," ujar Kepala Dinas Kesehatan dr. Widji Lestariono, Rabu malam, (19/8).
Rio, sapaan akrabnya terus mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada meski sudah memasuki era normal baru dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Era normal baru harus tetap menjaga kebiasaan menggunakan masker secara benar, mencuci tangan dengan benar, dan menjaga daya tahan tubuh agar tetap fit.
©2020 Merdeka.com
"Sekali lagi, kami ingatkan. Meski kita sudah masuk tahapan new normal, semua protokol kesehatan harus disiplin dijalankan, benar-benar jangan kendor. Kapanpun dan di mana pun kita berada, memakai masker dan cuci tangan wajib kita jalankan dengan benar," katanya.
Meski angka kesembuhan di Banyuwangi sudah mencapai 78,5 persen, masih terdapat bertambahnya kasus penularan Covid-19 sebanyak dua orang per 19 Agustus. Keduanya merupakan pasangan keluarga 68 dan 75 asal Kecamatan Bangorejo.
Sementara 8 pasien pasien yang sudah dinyatakan sembuh antara lain pasien 68, 75, 86, 87, 88, 89, 90 dan 91. Agar rantai penularan bisa ditekan, butuh kewaspadaan bersama untuk tetap patuhi protokol Covid-19.
"Dan yang tidak kalah penting adalah penerapan physical distancing. Jaga jarak, jauhi kerumunan di sekitar kita. Tolong patuhi ini semua, mengingat angka suspek Banyuwangi yang saat ini terus meningkat," ujarnya.
(mdk/hhw)