LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kesehatan turun, Dahlan Iskan minta pemeriksaan dilanjut besok

Kesehatan turun, Dahlan Iskan minta pemeriksaan dilanjut besok. Dahlan Iskan menjalani pemeriksaan secara maraton dalam kasus pelepasan 33 aset milik BUMD Jawa Timur.

2016-10-18 23:09:50
Dahlan Iskan
Advertisement

Dalam kasus dugaan korupsi pelepasan 33 aset berupa tanah dan bangunan PT Panca Wira Usaha (PWU), milik BUMD Provinsi Jawa Timur, Dahlan Iskan akan diperiksa penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur secara maraton.

Besok Rabu (19/10), pria yang akrab dipanggil DI tersebut akan menjalani pemeriksaan kembali. Lantaran penyidik juga ingin mendalami dan mencocokkan dari keterangan mantan Ketua DPRD Kota Surabaya Wisnu Wardhana dengan Dahlan Iskan, itu apakah sama.

"Penyidik dan DI yang diperiksa sebagai saksi sudah sepakat kok. Kalau pemeriksaan dilanjutkan besok," terang Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Maruli Hutagalung, Selasa (18/10).

Advertisement

Apalagi saat menjalani pemeriksaan DI juga mengaku kondisi kesehatannya sudah mulai turun. Sehingga penyidik pun memanggil dokter untuk melakukan pemeriksaan terhadap DI.

Dan memang kondisi Dahlan sudah turun. Belum lagi dia juga mempunyai penyakit yang pernah dibawa ke Singapura untuk menjalani rawat inap dan jalan. "Beliaunya (Dahlan Iskan) yang minta sendiri, kalau pemeriksaan dilanjutkan besok pagi," tutur Dandeni Herdiana Kepala Seksi Penyidikan Pidsus Kejati Jatim.

"Kesehatannya menurun karena mempunyai penyakit transplantasi hati," tambah Dandeni.

Advertisement

Namun di kasus PWU itu sendiri, Dahlan juga berkomitmen siap menjalani pemeriksaan, dan menuntaskannya dengan baik.

"Yang bersangkutan selama menjalani pemeriksaan juga kooperatif, minta ditunda besok. Dan beliaunya juga berjanji akan menyelesaikan pemeriksaan yang dilakukan penyidik," jelas dia.

"Yang bersangkutan minta ditunda dan dilakukan pemeriksaan besok. Maka pemeriksaan ulang yang dilakukan besok itu kita cantumkan di dalam BAP. Agar tidak ada persoalan hukum di kemudian hari," tandas dia.

Sementara dalam kasus pelepasan aset, sudah ada satu orang tersangka yakni mantan Ketua DPRD Surabaya Wishnu Wardhana. Saat itu dia menjabat sebagai manajer aset PT PWU.

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.