LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kesedihan Ibu Neneng, pulang haji hanya bersama paspor suami

Masih ada kesedihan di raut wajah Neneng Hasanah (52) saat tiba di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Suaminya, Ahmad Dumyati (52) meninggal saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Neneng masih terbayang, saat berangkat bersama, kini pulang ke Tanah Air tanpa suami.

2017-09-16 00:03:00
Haji 2017
Advertisement

Masih ada kesedihan di raut wajah Neneng Hasanah (52) saat tiba di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Suaminya, Ahmad Dumyati (52) meninggal saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Neneng masih terbayang, saat berangkat bersama, kini pulang ke Tanah Air tanpa suami.

Dua tas paspor masih menggantung di leher Neneng. Satu miliknya, satu tas lagi milik almarhum suaminya. Dia masih teringat betul kenangan bersama suami saat tiba di asrama Pondok Gede sebelum berangkat ke Arab Saudi.

"Bapak Ahmad Dumyati wafat di Tanah Suci karena stroke ringan," kata Muhamad Amir Khoiri, Ketua Rombongan Bus 9 kloter JKG 04 kepada Humas PPIH Jakarta Pondok Gede, Sabtu (9/9).

Beribadah ke Tanah Suci bersama pasangan tentu menjadi harapan semua orang. Begitu pula harapan Neneng dan Dumyati. Tapi takdir berkehendak lain. Sang suami lebih dulu dipanggil yang Maha Kuasa di Tanah Suci.

Kini Neneng pulang sendiri tanpa sang suami. Hanya tas paspor milik suami yang jadi kenangan. Tas itu terus dalam dekapannya. "Dia cuma kepengen pulang saja," ujar Neneng.

Neneng sempat terguncang saat kehilangan suami tercinta. "Alhamdulillah ada teman-teman, dan ketua rombongan yang menguatkan," ujarnya. Dukungan jemaah lain selama pelaksanaan ibadah haji membantu warga Cilincing Jakarta Utara ini lebih tegar dalam menghadapi masa dukanya.

Almarhum sebelumnya memiliki riwayat sakit. Namun ketika berangkat dalam keadaan sehat dan layak diberangkatkan. "Sakitnya gula, tapi pas mau berangkat gak ada keluhan apa-apa," kata Neneng lirih.

Dumyati sempat dirawat selama sepekan di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah karena mengalami stroke ringan. Menurut Neneng, suaminya meninggal pada 22 Agustus 2017. "Saat mau persiapan safari wukuf, di situ kejadiannya," ujar Neneng dengan mata berkaca-kaca.

Sebelum meninggal, almarhum sempat melaksanakan ibadah umrah wajib serta sekali umrah sunah. "Saat ingin umroh kedua, almarhum sudah merasakan badannya tidak enak, jadi beliau kembali ke hotel," jelas Khoiri.

Baca juga:
Kisah pilu jemaah haji tak mampu menatap Kabah meski sudah di Tanah Suci
Berkunjung ke toko Alquran di Madinah, harganya lebih murah
Melihat ketulusan Haifa Husen merawat jemaah haji
Bertugas di tengah panas 42 derajat celsius
Jemaah haji wafat bertambah jadi 485 orang, ini daftar namanya

Advertisement
(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.