LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kesal sering dibully, bocah SD di Denpasar tembak kepala temannya

"Mati be ci jani (Mati dah kamu sekarang)," ucap pelaku ke korban.

2016-05-11 12:44:08
penembakan
Advertisement

Seorang bocah, PA nekat menembak kepala temannya sendiri lantaran kesal sering dibully saat di kelas. Alhasil, korban Wayan Wira (10) bocah kelas 5 SD itu menderita luka tembak akibat senapan angin di dahi bagian kanan kepalanya.

Wayan pun langsung dilarikan ke RSUP Sanglah, Denpasar, Bali.

"Iya (PA) memang tidak cocok dengan Wayan (korban). Selalu saling ejek kalau di sekolah. Juga pernah berantem," ungkap salah seorang rekan satu sekolah yang terlihat menjenguk, Rabu (11/5).

Sementara itu di lokasi yang sama, Wayan Suki ibunda korban mengungkapkan peristiwa itu terjadi saat anak pertamanya pergi mengunjungi rumah kakeknya.

"Kejadiannya sekitar jam 9.30 Wita, saat dia pergi ke rumah pekaknya (kakek)," ungkap Suki.

Namun, saat bermain di dekat rumah kakeknya, Wira dihadang oleh PA sambil membawa sebuah senapan yang belum diketahui pemiliknya.

"Saya kurang tahu dari mana anak itu mendapatkan senapan. Juga bagaimana cara anak itu ngokang senapan angin," ucap Suki yang terlihat cemas dengan kondisi anak pertamanya.

Lanjutnya, saat sebelum melepaskan tembakan, PA pun mengucapkan ancaman kepada Wira. "Mati be ci jani (Mati dah kamu sekarang)," ucap Suki seraya menirukan perkataan PA kepada anaknya.

Setelah mengeluarkan ancaman, tembakan pun dilepaskan dan tepat mengenai dahi kanan bocah malang tersebut. Melihat Wira bersimbah darah, PA pun lari dengan cepat meninggalkan Wira.

"Sudah keluar darah, timpal ne langsung melaib (temannya langsung lari)," tutur Suki yang diakui mendengar perkataan ini dari salah seorang rekan sekolah anaknya yang menyaksikan peristiwa tersebut.

Anaknya pun berlari dan melaporkan kejadian itu kepada kakeknya. Selang beberapa menit, orang tua wira membawanya ke RSUD Bangli untuk mendapatkan penanganan medis.

"Dibawa ke RSUD Bangli dulu, tapi harus dirujuk ke RSUP Sanglah karena mimisnya masih nempel di dahinya" keluhnya.

Hingga kini Wayan Wira masih di IGD RSUP Sanglah untuk mendapatkan kamar inap. Sementara pengambilan peluru senapan angin sudah diambil dari dahinya. Namun terlihat korban masih lemas dan belum boleh dibesuk.

Baca juga:
Beredar video bullying SMA 3, kepala disiram & ditaburi abu rokok
Penting, ini efek jangka panjang bullying bagi anak-anak!
Beredar video kekerasan siswi SMA gara-gara rebutan cowok
Lagi, beredar video bocah berhijab dikeroyok di sekolah
Usai dihina 'burik' oleh teman, kepala siswi SD di Bekasi diduduki

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.