LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kesaksian Warga Bogor saat Rumah Diterjang Longsor: Air Keluar Saya Lari ke Dapur

Fitri yang tengah hamil 8 bulan itu mengaku sempat tertimbun selama lima menit sebelum diselamatkan warga. Awalnya, dia bersama keluarga sedang berada di dalam rumah saat hujan lebat sekitar pukul 17.30 WIB.

2022-05-22 14:03:00
Longsor Puncak Bogor
Advertisement

Fitri (32) salah satu korban selamat dari tanah longsor di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, menceritakan kronologi saat dia dan delapan orang lainnya tertimbun tanah pada, Sabtu (21/5) petang.

Fitri yang tengah hamil 8 bulan itu mengaku sempat tertimbun selama lima menit sebelum diselamatkan warga. Awalnya, dia bersama keluarga sedang berada di dalam rumah saat hujan lebat sekitar pukul 17.30 WIB.

Dia mengaku sempat melihat aliran air di dekat tembok penahan tanah (TPT) di dekat rumah. Kemudian dia melihat ada pergerakan tanah dan tembok, hingga kemudian mereka sekeluarga lari ke dapur.

Advertisement

"Saya lagi ngeliatin air yang keluar dari vila di atas. Banjir ke depan rumah. Dari batu juga keluar air, pas saya lihat bergerak langsung lari ke dapur," kata Fitri, Minggu (22/5).

Tidak lama, tembok itu ambrol dan menimpa rumahnya. Fitri pun kemudian berusaha menyelamatkan tiga anaknya, yakni Adit (8), Akbar (9) dan Salma (5). Sementara sang suami, Duduh (40) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di timbunan tanah, Sabtu malam.

"Ada lima menitan saya sama anak-anak terjebak. Sebelum ditolongin warga. Pada ngeliat kepala anak-anak terus diangkat. Suami saya nggak ketolong, posisinya dekat pintu dapur," kata Fitri.

Advertisement

Tiga Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Hingga Minggu siang, Tim SAR gabungan telah mengevakuasi Duduh (40), Uum (70) dan Nafis (4). Mereka ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Satu korban lain, Eneng (30), kini masih dalam pencarian.

Sebelumnya, longsor menimpa dua rumah dan sembilan orang menjadi korban. Lima ditemukan selamat yakni Fitri (32), Hilman (32), Adit (9)n Akbar (8) dan Salma (5).

Longsor terjadi saat hujan deras mengguyur di sekitar lokasi pada Sabtu sore. Kemudian, sekitar pukul 17.30 WIB, Tembok Penahan Tanah (TPT) setinggi 8 meter dan panjang 10 meter, ambrol dan menimpa dua rumah di bawahnya.

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.