Kesaksian warga Bali saat gempa bumi: Kirain longsor, semua bergetar
Kesaksian warga Bali saat gempa bumi: Kirain longsor, semua bergetar. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, M Taufik Gunawan, mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan adanya kerusakan dan korban jiwa akibat gempa yang dirasakan sampai 5 detik.
Gempa berkekuatan 5.2 skala richter mengguncang kawasan Bali dan Lombok Selatan pukul 11.25 Wita. Getaran yang dirasakan warga cukup kuat.
"Saya kira awalnya ada longsor. Semua bergetar, banyak orang teriak dan keluar rumah," cerita Budi, warga Klungkung yang huniannya dekat tebing, Minggu (12/2).
Terpisah, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, M Taufik Gunawan, mengatakan, gempa dengan episenter terletak pada koordinat 9.73 LS dan 115.62 BT dengan kedalaman 10 KM. Kekuatan gempa hampir dirasakan seluruh warga Bali. Di antaranya di kawasan Kuta, Nusa Dua, Tabanan dan Denpasar.
"Peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berupa guncangan kuat dirasakan hampir diseluruh wilayah Pulau Bali bagian selatan. Di daerah ini guncangan gempa bumi dirasakan kuat oleh banyak orang," imbuhnya.
Hingga kini, kata Taufik, pihaknya belum mendapat laporan adanya kerusakan dan korban jiwa akibat gempa yang dirasakan sampai 5 detik.
"Belum ada laporan kerusakan dan korban jiwa hingga saat ini. Sampai dengan saat ini juga belum terjadi gempabumi susulan yang tercatat," papar dia.
Dia mengimbau agar masyarakat tetap waspada. Khusus bagi masyarakat di pesisir, diminta tak terpancing isu tsunami.
Baca juga:
Gempa 5.2 SR guncang Bali dan Lombok selatan, getaran terasa kuat