LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kesaksian pegawai BEI, selasar lantai ambrol timpa banyak perempuan

Ibu-ibu mengenakan pakaian serba putih itu, tanggap membantu proses evakuasi korban. Bunga, korban yang ia tangani, tak hentinya mengucurkan air mata. Sesekali ia pingsan. Debbie hanya bisa berikan minyak agar korban sadar.

2018-01-15 15:32:25
Bangunan Roboh
Advertisement

Debbie, karyawan Bursa Efek, tak menyangka, tempat dia bekerja terjadi bencana. Selasar lantai satu Tower 2 ambrol, bersama para mahasiswa yang tengah karyawisata.

Ibu-ibu mengenakan pakaian serba putih itu, tanggap membantu proses evakuasi korban. Bunga, korban yang ia tangani, tak hentinya mengucurkan air mata. Sesekali ia pingsan. Debbie hanya bisa berikan minyak agar korban sadar.

Kaki dan tangannya patah. Arah tulangnya tak lagi beraturan. Banyak yang sudah dislokasi. Hanya rasa sakit yang mendera dirinya. Sementara, Debbie, hanya bisa berbincang ringan agar mengurangi rasa sakit korban.

Advertisement

"Korban sempet pingsan beberapa menit saya sempet ngobrol dia teriak kesakitan terus badan enggak bisa digerakin kakinya enggak bisa digerakin mau coba telepon ke orang tua dia enggak mau," ujar Debbie yang menceritakan dengan haru.

Korban, tak ingat apa yang terjadi. Kejadian begitu cepat. Kurang dari semenit, selasar itu roboh dan menjebak para mahasiswa yang kebanyakan perempuan di bawahnya.

"Korban nangis mungkin karena mereka ngerasa darimana tapi dia enggak inget ada kejadian apa, dia selalu nanya, ini ada apa bu? ini ada apa bu?" kata Debbie.

Advertisement

"Saya bilang enggak apa-apa biar enggak panik," sambungnya.

Proses evakuasi pun tergolong cukup cepat, tak hanya petugas gedung saja. Para karyawan yang berhamburan ikut membantu korban dari reruntuhan. Ada yang menandu untuk mereka yang tak bisa gerakan tubuh, ada juga yang memapah bagi mereka yang tak bisa berjalan.

"Pegawai yang bantu. Sebagian udah diangkut enggak bisa gerakin (tubuh). Sebagian yang bisa kita papah bawa ke mobil, ada yang gerakin pake tandu, cepet sih," cerita Debbie.

Baca juga:
Pengakuan saksi mata, begini detik-detik menegangkan jatuhnya selasar BEI
30 Korban selasar BEI ambrol dirawat di Rumah Sakit Siloam Semanggi
Wagub Sandi bakal cek IMB dan sertifikat layak fungsi gedung BEI
Kronologi ambrolnya selasar BEI yang membuat 72 orang luka-luka
Situasi Gedung BEI usai selasar ambruk hingga lukai 72 orang

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.